PT Semen Padang Kirim Shell Kiln Raksasa 138 Ton: Bukti Anak Bangsa Mampu Produksi Industri Berat

PADANG — PT Semen Padang kembali membuktikan kapasitas industri nasional dengan keberhasilan Workshop Bisnis Inkubasi Non Semen (BINS) memproduksi dua segmen Shell Kiln raksasa untuk proyek penggantian peralatan pabrik di PT Semen Tonasa. Proyek senilai Rp13,2 miliar ini menjadi pengiriman terbesar dalam sejarah kolaborasi antara kedua anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

Senior Manager Workshop BINS, Febi Rieldi, menyampaikan bahwa proses fabrikasi sepenuhnya dikerjakan oleh tenaga kerja lokal. “Ini merupakan proyek strategis kami. Seluruh pengerjaan dilakukan secara mandiri di Workshop BINS, sebagai bukti nyata kemampuan anak bangsa dalam industri berat,” ujar Febi, Jumat (11/4/2025).

Dua segmen Shell Kiln masing-masing memiliki bobot 62 ton dan 76,5 ton dengan total 138,5 ton. Segmen pertama memiliki panjang 14,6 meter dan ketebalan pelat 30 mm. Sedangkan segmen kedua lebih tebal (35 mm) dengan panjang 13,9 meter. Keduanya akan diberangkatkan melalui Pelabuhan Teluk Bayur menuju Pangkep, Sulawesi Selatan, menggunakan armada khusus Multi Axle Truck (MAT).

Febi menambahkan bahwa Workshop BINS tidak hanya bertanggung jawab dalam proses produksi, tapi juga proses erection langsung di lokasi pabrik. “Kami menurunkan sekitar 30 tenaga kerja terampil dan menargetkan pemasangan tuntas dalam 22 hari,” jelasnya.

Baca Juga  Semen Padang Umumkan Pemenang Lomba Esai HAKORDIA 2025, Sonya Marcellyna dan Mikhael Duta Jadi Sorotan

Dengan sejarah panjang sejak 1986, Workshop BINS kini menjadi unit andalan untuk proyek fabrikasi industri skala besar, baik domestik maupun ekspor. Produk unggulan mereka sebelumnya mencakup cement mill untuk Bangladesh, serta Shell Kiln untuk Toba Pulp Lestari dan Semen Baturaja. (*)