Program Mekaar Membantu UMKM di Payakumbuh

Arya Sinulingga

 

Payakumbuh – Menteri BUMN Erick Thohir berhasil membantu lebih dari 10 ribu keluarga di Kota Payakumbuh. Jumlah itu melebihi jumlah keluarga pra sejahtera yang ada di Payakumbuh. Artinya, program Mekaar yang digaungkan Erick Thohir telah berhasil menyentuh perekonomian hingga level masyarakat terbawah.

Salah seorang warga Kota Payakumbuh Riri, kepada wartawan, Sabtu (30/7), mengatakan, merasakan manfaat kehadiran program Mekaar itu. Menurutnya, berkat program Mekaar, ia berhasil meningkatkan usaha olahan makanan dan bisa menyekolahkan anaknya hingga lulus kuliah.

“Alhamdullilah, beberapa tahun saya ikut Mekaar bisa menghidupi keluarga saya. Bahkan sekarang saya sebagai tulang punggung keluarga bisa membiayai anak sulung saya sampai lulus kuliah,” ucapnya, usai pelaksanaan kegiatan “Pasar Rakyat dan Bazaar UMKM BUMN” yang diadakan di GOR Serbaguna Mohammad Yamin, Kota Payakumbuh.

Baca Juga  Tagihan Listrik Belum Lunas, Tim Tusbung PLN UP3 Payakumbuh Siap Datangi Rumah Pelanggan

Kegiatan tersebut merupakan inisiasi BNI yang dihadiri Walikota Payakumbuh Riza Falepi, yang menyambut hangat kehadiran BUMN dalam membantu masyarakat di kotanya itu. Walikota juga menyatakan kesediaannya untuk berkolaborasi dalam membangun perekonomian masyarakat Payakumbuh.

Sebelumnya, Staf Khusus Mentri BUMN Arya Sinulingga, menyampaikan, bahwa dirinya hadir di Payakumbuh ingin memastikan program BUMN berjalan dengan baik. “Ternyata sudah lebih dari 10 ribu warga Kota Payakumbuh terbantu lewat berbagai program BUMN. Mulai dari Mekaar sampai ke pendampingan UMKM. Kami juga tidak berhenti disitu, kami akan terus dorong jumlah masyarakat yang bisa terbantu lewat program BUMN ini,” ucap Arya.

Baca Juga  Walikota Rida Ananda Buka Musrenbang RKPD 2024

Salah satu UMKM binaan Kota Payakumbuh, Titin Atmala pengusaha Rendang Mala, secara terpisah, juga mengaku bisa menambah omset penjualan hingga dua kali lipat berkat pendanaan yang diberikan oleh BNI. “Di masa pandemi dua tahun kemarin, kami merasakan sekali bagaimana sulitnya mendapatkan penjualan terutama dari marketplace. Tapi pendampingan dan semangat yang diberikan oleh BNI itu luar biasa, sehingga saya bisa bertahan sampai hari ini,” cerita Titin Atmala. 207