Pria yang Terjun dari Jembatan Meninggal

Ilustrasi. (*)

BUKITTINGGI – Polsek Banuhampu mengupdate kondisi terakhir pria yang melompat di Jembatan Sungai Tanang pada Selasa (20/21).

Kapolsek Banuhampu AKP Asep Wahyudi menjelaskan, korban akhirnya meninggal dalam perawatan di rumah sakit.

“Korban akhirnya meninggal dunia di rumah sakit,” ungkap AKP Asep, Kamis (22/12).

Asep menjelaskan korban meninggal pada Selasa malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Sebelumnya, pria ini terjun dari Jembatan Sungai Tanang setinggi 10 meter.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, Selasa 20 Desember 2022. Dugaannya percobaan bunuh diri.

AKP Asep menjelaskan korban adalah DS (30), karyawan toko bangunan di Kecamatan Banuhampu.

Baca Juga  Diajak Shalat Tahajud, Ayah Malah Dibacok Anak

Menurutnya peristiwa bermula saat DS tiba-tiba meloncat dari atas jembatan setinggi 10 meter dan tergeletak di dasar sungai.

Kejadian diketahui oleh Zulfahmi, pedagang kilang santan yang melihat ada ibu-ibu berteriak sambil mengatakan ada seorang pria meloncat ke bawah jembatan.

Diketahui, DS datang ke jembatan menggunakan sepeda motor.

Saksi kemudian memberitahukan peristiwa kepada Dinas Damkar maupun warga sekitar.

Tidak beberapa lama berselang, datang petugas damkar bersama masyarakat turun ke dasar sungai untuk mengevakuasi korban. Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 08.50 WIB dan selanjutnya dibawa ke RSAM.

Baca Juga  Irwan Fikri, Tantang Upaya Kudeta Terhadap AHY

“Informasi dari saksi, korban kritis dan menurun kesadarannya. Sementara kaki kanan kondisi patah, bibir dan kepala robek,” ucap Kapolsek Banuhampu.

Kapolsek juga menyebutkan berdasar keterangan dari saudara korban jika DS sejak 3 atau 4 bulan belakang terlihat banyak melamun dan linglung.

“Dua bulan silam DS juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan menenggak racun tanaman, hingga sempat dirawat di rumah sakit selama 3 hari,” ungkap Kapolsek.

Bunuh diri bukanlah jalan menyelesaikan masalah, malah akan menambah masalah. Jika anda atau orang terdekat mengalami depresi, segera hubungi psikiater. (108)