Positif Covid-19 Sumbar 957 Orang, Kasus Harian Mulai Tinggi Lagi

  • Whatsapp

PADANG – Lama melandai, jumlah kasus Corona Virus Desease (Covid-19) harian di Sumbar sempat mencapai jumlah terbanyak, yakni 40 orang. Kemarin, Minggu (2/8) total telah 957 orang warga Sumbar terinfeksi covid-19.

Terjadi penambahan 9 warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 8 orang, sehingga total sembuh 768 orang.

Spesimen sampai kemarin, jumlah spesimen diperiksa 72.881 sampel, dengan jumlah orang diperiksa 63.749 orang. Positivity Rate (PR): 1,50% ( masih Terendah dan terbaik nasional).

Mereka yang terkonfirmasi positif, dirawat di berbagai rumah sakit 67 orang (7,0%). Isolasi mandiri 66 orang (6,9%). Isolasi daerah 6 orang (0,6%). Isolasi BPSDM 16 orang (1,7%). Meninggal dunia 34 orang (3,6%). Sembuh 768 orang (80,3%).

“Kita selalu ingatkan masyarakat jangan abaikan protokol kesehatan, karena covid-19 belum hilang. Apalagi obat dan vaksinnya belum ada,” pesan Gubernur Irwan Prayitno.

Diakuinya, pada Jumat 31 Juli 2020, Sumbar sempat mencapai jumlah kasus harian tertinggi, yakni 40 orang terkofirmasi. Jumlah itu diperkirakan munculnya sejumlah klaster baru.

“Yang baru itu adalah karena datang dari luar. Jadi dibawa perantau pulang atau ada yang balik dari Jakarta,” sebutnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengatakan, tim Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan Veteriner Baso melaporkan, dari 708 pemeriksaan sample terkonfirmasi tambahan sembilan warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan bertambah 8 orang.

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 9 orang yaitu 7 orang dari Kota Padang, 1 orang dari Kota Solok dan 1 orang dari Kab. Solok.

Kota Padang

  • wanita 31 th, warga Dadok Tunggua Hitam, status IRT, diduga terpapar dari aktivitas keluarga, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 42 th, warga Batuang Taba, pekerjaan Wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di Semen Padang Hospital
  • Pria 10 th, warga Batuang Taba, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.
  • Wanita 56 th, warga Kubu Marapalam, pekerjaan Swasta, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat di RS. BMC Padang.
  • Pria 49 th, warga Andaleh, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 36 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan karyawan Bank, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.
  • Pria 16 th, warga Lubuak Lintah, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

    Di Kota Solok

  • pria 18 th, warga Tanah Garam, pekerjaan Honorer, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kabupaten Solok

  • pria 59 th, warga Saok Laweh, pekerjaan Tukang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sementara, pasien sembuh sebanyak 8 orang

  • wanita 32 th, warga Parak Gadang Timur, pekerjaan Swasta, diduga terpapar dari tempat kerja, pasien Semen Padang Hospital.
  • Wanita 30 th, wargs Batuang Taba, pekerjaan Tenaga Kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien Semen Padang Hospital.
  • Wanita 20 th, warga Gates, pekerjaan Security, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.
  • Pria 56 th, warga Limau Manih Selatan, pekerjaan Tukang Ojek, diduga terpapar dari pekerjaan, pasien RSUD Rasidin Padang.
  • Wanita 55 th, warga Kubu Marapalam, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
  • Pria 50 th, warga Kubu Marapalam, pekerjaan karyawan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.
  • Wanita 50 th, warga Kubu Marapalam, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang

(yuke/yose)

  • Whatsapp

Pos terkait