PADANG — Gema takbir yang masih terasa di udara mengiringi suasana hangat di Istana Gubernuran Sumatera Barat pada Sabtu (21/3/2026). Usai menunaikan Shalat Idul Fitri 1447 H, Gubernur Mahyeldi Ansharullah tidak menunggu lama untuk langsung berbaur dengan warga dalam acara silaturahmi Idul Fitri yang penuh kekeluargaan.
Acara ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan jembatan hati antara pemimpin dan rakyatnya setelah sebulan penuh menjalani ujian kesabaran di bulan Ramadan.
Momen Memperkuat Simpul Persaudaraan
Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa Idul Fitri adalah waktu terbaik untuk meruntuhkan sekat-sekat pembatas. Ia mengajak masyarakat menjadikan hari kemenangan ini sebagai titik balik untuk memperkuat ukhuwah (persaudaraan).
“Silaturahmi ini adalah bentuk kebersamaan dan rasa syukur kita. Inilah kesempatan kita untuk saling bertukar doa dan membangun harapan baru agar Sumatera Barat semakin maju dan sejahtera ke depannya,” ujar Mahyeldi dengan senyum hangat.
Tak lupa, atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan keluarga, Mahyeldi menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat, baik yang hadir langsung maupun yang merayakan di perantauan.
Antusiasme Warga: Dari Pejabat hingga Rakyat Jelata
Istana Gubernuran hari itu tampak hidup. Tidak ada jarak antara unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, kalangan akademisi, hingga perbankan dengan warga biasa. Semuanya tampak membaur dalam antrean yang tertib namun penuh tawa.
Fanny Novita, salah satu warga yang hadir, tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya. Menurutnya, akses langsung seperti ini membuat masyarakat merasa benar-benar memiliki pemimpinnya.
“Sangat senang bisa bertemu langsung dengan Pak Gubernur dan keluarga. Suasananya sangat hangat, benar-benar terasa seperti Lebaran di rumah sendiri,” ungkap Fanny.
Makna di Balik Tradisi
Bagi Mahyeldi, tradisi open house ini lebih dari sekadar makan bersama. Ia memandang silaturahmi sebagai elemen penting dalam menjaga hablumminannas (hubungan antarmanusia) yang akan membawa keberkahan bagi pembangunan di Sumatera Barat.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kota Padang dan perwakilan BUMN, yang menunjukkan soliditas antar-instansi dalam merayakan hari kemenangan. Acara ditutup dengan harapan bahwa semangat persatuan yang tercipta hari ini akan terus terjaga sepanjang tahun. (adpsb/nov/bud)












