BATUSANGKAR – Pemkab Tanah Datar mendukung program 80.000 koperasi yang diluncurkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Hal tersebut diungkapkan Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly usai menghadiri peluncuran kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Peringatan Hari Koperasi Nasional ke 78 Tahun 2025 secara Virtual melalui Aplikasi Zoom Meeting di aula kantor bupati.
Ahmad Fadly mengatakan, Koperasi Merah Putih (KMP) merupakan program strategis nasional berdasarkan Instruksi Presiden RI Nomor 9 Tahun 2025, yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.
Program ini bertujuan untuk menghidupkan kembali ekonomi desa melalui koperasi modern, yang juga berfungsi sebagai pusat distribusi pangan murah serta pengendali harga bahan pokok..
Menindaklanjuti hal tersebut, tambahnya, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar gerak cepat dengan membentuk KMP di 75 nagari yang tersebar di 14 kecamatan.
Pemkab Tanah Datar juga telah melakukan sosialisasi kepada pihak nagari dan kecamatan guna mendorong percepatan pembentukan koperasi di tingkat nagari.
“Koperasi ini nanti akan menjadi pusat aktivitas ekonomi Desa/Nagari yang meliputi pengelolaan bahan pokok murah serta distribusi pangan, sehingga memperkuat perekonomian masyarakat,” ujarnya
Melalui virtual zoom meeting Presiden Prabowo Subianto sampaikan tujuan didirikannya KMP yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan melalui pengembangan ekonomi berbasis komunitas khususnya untuk memberdayakan masyarakat lokal, menciptakan kemandirian ekonomi dan mewujudkan swasembada pangan serta memperkuat ketahanan ekonomi desa.
Selain itu, Koperasi Merah Putih juga diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi desa dengan prinsip gotong royong, kekeluargaan dan partisipasi aktif dari seluruh anggota masyarakat desa.
Sebelumnya, Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi laporkan data terkini, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih saat ini yang sudah terbentuk 81.140 unit di seluruh Indonesia, sedangkan yang sudah berbadan hukum 80.048 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Artinya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sudah siap beroperasi, pemerintah telah menyiapkan sebanyak 103 Koperasi percontohan,” ucapnya.
Budi Arie menerangkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini bukan sekadar koperasi biasa, melainkan sebagai pusat layanan ekonomi rakyat di desa yang akan mengelola dan menyalurkan kebutuhan dasar masyarakat. (ydi)












