TILATANG KAMANG – Bupati Agam menyampaikan rasa kagum dan terharu melihat kemeriahan pembukaan Pentas PAI Kabupaten Agam 2025 yang dipusatkan di lapangan Pasadama, Jorong Koto Malintang, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Rabu (5/11).
“Saya tidak mengira pembukaan Pentas PAI tingkat Kabupaten Agam semeriah ini. Apalagi dengan penampilan 200 orang murid SD se-Tilatang Kamang membawakan tari massal di hadapan ribuan pengunjung. Sepertinya ini adalah pembukaan MTQ kabupaten. Pemda Agam sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) se-Kabupaten Agam,” demikian disampaikan Bupati Agam diwakili Asisten 2 Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Andrinaldi, AP., M.Si.
“Pentas PAI ini sangat sejalan dengan program bupati Agam “bangkik dari surau”.
Mari secara bersama kita dukung program unggulan bupati tersebut. Untuk tahun 2026 Bupati Agam sudah menetapkan program Shalat champion dengan reward berupa umrah gratis kepada anak bersama satu orang tua, apakah bapak atau ibunya.
Progamtersebut untuk memberikan motivasi kepada anak kemenakan kita rajin shalat ke mesjid.
Buatlah kegiatan luar sekolah mendekati masuknya waktu zuhur dengan mengambil tempat dekat dengan sekolah, tujuannya begitu waktu shalat zuhur masuk anak-anak secara bersama melaksanakanshalat berjamaah di masjid,” kata Asisten 2.
Sungguh luar biasa acara yang hanya didanai secara mandiri melalui iyuran guru-guru PAI, tapi gebyarnya seperti pembukaan MTQ.
Terima kasih kepada semua guru PAI kabupaten Agam yang sudah membekali anak-anak kita dengan pengetahuan dan keteramilan Agama. Kegiatan ini akan selalu mendapakan dukungan dari pemerintah kabupaen Agam,” ugkapnya.
Sebelumnya Kepala Kantor Kementeria Agama (Kemenag) Kabupaten Agam DR. H. Thomas Febria, S. Ag., MA dalam sambutannya juga menyampaikan rasa bangga dengan kekompakan dan kerjasaama guru-guru PAI Kabupaten Agam.
“Satu-satunya di Sumatera Barat kegiata rutin Pentas PAI tingkat kabupaten hanya dilaksanakan oleh kabupaten Agam.
Komitmen kuat itu sudah mejadi tekad bagi guru PAI Agam. Ada atau tidak digelar Pentas PAI tigkat provinsi, namun kabupaten Agam tetap melaksanakan secara rutin setiap tahun.
Program-program pendidikan Agam di sekolah agar tetap dilaksanakan dan ditingkatkan dari waktu ke waktu. Seperti contohnya, kegiatan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG-PAI) di kabupaten Agam selalu dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan pelaksanaannya bergiliran pada setiap kecamatan di Agam. Dari harapa kita kiranya Pemda Agam selalu memperhatikan kesejaheraan guru-guru PAI,” pinta Thomas Febria.
Dalam laporannya, ketua panitia pelaksana, Marta Melda, S.Ag menyampaikan, masing-masing pemenang 1 sampai 3 setiap cabang akan menerima piala, piagam, dan tabanas. Semetara juara harapan 1 sampai 3 juga akan menerima piala, piagam, dan bingkisan.
“Terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh seluruh pihak, baik pemerintah maupun donatur dan lainnya berupa moril maupun matril,” sebut Melda.
Pembukaan Pentas PAI tingkat kabupaten Agam dihadiri Kepala Kemenag, Kasi, KUA, Pengawas Madrasah, Camat Tilatang Kamang, Walinagari s-Tilatang Kamang, Koordinator Uit Kerja (KUK) Pendidikan se-Agam, Kepala Sekolah Dasar se-Agam, dan undangan lainnya.
Pembukaan Pentas PAI ditandai pelepasan balon bermerek Pentas PAI oleh Bupati Agam yang disaksikan Kepala Kantor Kemenag, Kasi, KUA, Camat dan lainnya.












