Pariaman – Sebanyak 25 orang siswa-siswi SMP Nurul Ilmi Bilingual Integrated Islamic School (NIBIIS) Pariaman mendatangi Dinas Kominfo Kota Pariaman. Mereka belajar tentang Bijak Bermedia Sosial.
Kedatangan mereka diterima Sekdis Kominfo Kota Pariaman, Elfadri didampingi Kepala Bidang (Kabid) e-government Zasnur Rahim dan Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Arifa Yulmarses di Lantai II ruang rapat BAPPEDA Kota Pariaman, Selasa (13/1).
Elfadri mengatakan bahwa Dinas Kominfo Kota Pariaman, membuka ruang belajar bagi generasi muda, khususnya pelajar, untuk mendalami dunia teknologi dan komunikasi langsung dari para ahlinya.
“Internet dan Media Sosial itu ibarat Pisau bermata dua, kalau kita tidak bijak menggunakanya, akan menjadi bumerang dan berbahaya bagi diri kita sendiri,” ujarnya
Ia menambahkan, bahwa tugas Kominfo sebagai corong pemerintah, mempunyai tugas diseminasi informasi kegiatan Pemerintah Daerah kepada masyarakat, yang disampaikan melalu canal yang ada, baik website, media cetak (koran/tabloid), media online, televisi dan media sosial
“Media sosial digunakan untuk berbagai hal, mulai dari mencari informasi, menjalin koneksi, hingga mencari inspirasi. Namun, penting bagi kita untuk selalu memperhatikan etika, untuk itu adik-adik harus memahami prinsip dasar dalam penggunaan media sosial,” tegasnya.
Ia juga memberikan pesan praktis agar para pelajar tidak sembarangan membagikan informasi pribadi, tidak mudah percaya pada foto atau video dan berita tanpa verifikasi, serta secara aktif menghindari penyebaran berita palsu.
Selanjutnya pemaparan materi yang disampaikan oleh Kabid e-government Dinas Kominfo Zasnur Rahim dan Pranata Komputer Ahli Muda Dinas Kominfo Iwan Risgianto, yang mengangkat tema Etika Bermedia Sosial secara mendalam.
Sementara itu Guru Pendamping SMP NIBIIS Pariaman Silvia Maharani dan iis Marlina yang membawa Murid Kelas 8 (delapan) sebanyak 25 orang, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari kurikuler sekolah yang bertujuan menambah wawasan siswa mengenai dunia digital yang tak terpisahkan dari kehidupan remaja masa kini.
“Telekomunikasi dan media digital saat ini memiliki dampak yang sangat besar. Kami ingin siswa memperoleh pengetahuan langsung dari sumbernya, agar mereka lebih paham cara bermedia sosial yang baik. Mudah-mudahan ilmu yang diperoleh hari ini bisa diteruskan kepada teman-teman lainnya,” ujarnya.
Dia juga menyampaikan ucapan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas sambutan hangat dari Dinas Kominfo Kota Pariaman.
“Kegiatan semacam ini sangat bermanfaat, karena siswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mendapatkan contoh nyata dan memahami tentang bagaimana dunia komunikasi dan informasi bekerja di lapangan, langsung dari ahlinya, tutupnya. (agus)












