Agam  

Nelayan Tiku Keluhkan Banyaknya Terumbu Karang yang Rusak

LUBUK BASUNG – Sejumlah nelayan di Tiku, Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam mengeluh banyaknya terumbu karang yang rusak. Akibatnya, hasil tangkapan mereka mengalami penurunan.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten, Agam Arman Aciak, Minggu (17/2), menjelaskan, penghasilan nelayan di Tiku jauh bekurang. Kondisi tersebut dipicu maraknya pengrusakan terumbu karang.

“Sekarang kondisi gelombang di laut Insya Allah sudah baik, namun tangkapan nelayan berkurang, salah satu penyebabnya maraknya pengrusakan terumbu karang,”katanya.

Baca Juga  Diguyur Hujan, Sejumlah Lokasi Digenangi Air di Lubuk Basung

Terumbu karang tempat berkembangbiaknya ikan mengalami kerusakan akibat penggunaan bom, potas, dan alat tangkap yang berbahaya bagi terumbu karang.

Saat itu, pelaku menggunakan Kapal Jaring Robot namun, dapat merusak terumbu karang.

“Kapal jaring robot itu digunakan pelaku dan beroperasi maka akan merusak terumbu karang di bawahnya,” katanya.

Terkait maraknya aksi pengrusakan terumbu karang tersebut, pihaknya telah menyampaikan keluhan kepada anggota DPRD Provinsi Sumbar Komisi III.(210)