Agam  

Korban Keracunan 86 Orang, Pemkab Agam Hentikan Sementara Distribusi MBG

Benni Warlis

Lubuk Basung – Korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis di Lubuk Basung, Agam mencapai 86 orang. Korban terdiri dari 57 murid sekolah, 6 guru, 2 orang tua, serta 21 orang lainnya yang belum melapor.

Kasus ini tersebar di 27 sekolah penerima makanan, dengan total 2.669 porsi yang telah didistribusikan.

Pemerintah Kabupaten Agam menyampaikan pemberitahuan resmi kepada masyarakat mengenai penghentian sementara distribusi makanan dari dapur umum hingga hasil investigasi selesai.

Baca Juga  Melalui Program 'Bisa Baik Bersama', 30 Pelaku UMKM Palupuah Ikuti Pelatihan Literasi Keuangan

Akibat persitiwa tersebut, Pemkab menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) setelah puluhan orang keracunan massal usai mengonsumsi makanan dari dapur umum Nagari Kampung Tangah.

Bupati Agam, Benni Warlis menegaskan langkah cepat perlu diambil untuk melindungi masyarakat.

“Seluruh izin usaha harus dipenuhi sesuai aturan. Bagi yang tidak memiliki izin, langsung kita hentikan. Kita punya kepentingan untuk melindungi masyarakat,” tegasnya.

Sebagai upaya penanganan, Puskesmas Manggopoh ditetapkan sebagai posko utama KLB pertama di Sumatera Barat. Masyarakat juga diminta segera melapor dan melakukan pemeriksaan jika merasakan gejala keracunan.

Baca Juga  Lindungi Nagari Dari Corona, Satgas Siaga Covid-19 Nagari di Baso Buat Portal

Dengan pentepan KLB, seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah. Selain itu, ia juga meminta jajaran terkait untuk melakukan tracking secara menyeluruh agar kasus serupa tidak kembali terjadi. (r)