Agam  

Korban Bencana Masih Berduka, DPRD Agam Keluar Daerah Juga

LUBUK BASUNG,-Para korban bencana Hidrometeorologi yang melanda Agam masih sangat berduka, air mata belum berhenti mengalir, bahkan  tangis warga pecah dihadapan Presiden Prabowo di Kayu Pasak, ketika orang nomor satu di Indonesia  itu berkunjung kesana (18/12) kemaren. Tapi anggota DPRD setempat  pergi juga meninggalkan daerah, agendanya rapat, yaitu di hotel Rocky di Padang,  mereka  rapat 5 malam lamanya yaitu dari tanggal 19-22 Desember.

 

Ada dua agenda rapat dewan ini, tanggal 19-20 Desember rapat Pansus Perizinan, tanggal 20-22  Desember dilanjutkan rapat Bamus dengan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). “Benar ada dua agenda rapat di Padang hari ini, yaitu rapat Pansus Perizinan dan rapat Bamus, lima hari”  kata anggota DPRD, Marga Indra Putra yang dihubungi lewat telepon genggamnya.

 

Ketika di telepon,  Marga mengaku sedang berada di Lubuk Basung, “Saya tidak ikut rapat itu, saya di Lubuk Basung. Saya masih fokus kegiatan di lapangan pasca bencana dan ada pula hajatan keluarga”  kata Marga Indra.

Baca Juga  Harimau Sumatera Terkena Jerat Babi di Agam

 

Agam adalah kabupaten yang paling parah di hantam banjir dan galodo atau bencana Hidrometerologi. Hampir seluruh kecamatan kena bencana, kecamatan yang terparah adalah Palembayan, Tanjung Mutiara, Tanjung Raya, Malalak dan Palupuh. Sebanyak 186 jiwa melayang, 70 lainnya masih hilang, ribuan warga  mengungsi, ribuan rumah rusak, jembatan, jalan, irigasi, sekolah sekolah dan masjid hancur dan rusak.

“Dengan  kondisi daerah luluh lantak dilanyau bencana,  keuangan negara dan daerah prihatin, katanya efesiensi, tapi anggota dewannya rapat juga dihotel,  gedungkan sudah dibuatkan bagus bagus,  di kantor sajalah rapat rapat itu,  ke hotel tentu habiskan uang pula ratusan juga,  itu galepor namanya”  kata Kasra Scorpi, tokoh masyarakat Palembayan.

 

Kasra mengajak semua pihak prihatin dan fokus pada pemulihan situasi setelah bencana. “Untuk sembako warga terdampak  memang sudah terpenuhi, tapi infrastruktur, hunian sementara, sekolah anak dan kesehatan serta trauma healing kan perlu,  ayok anggota dewan, fokus kesana”  ujar Kasra.

Harapan Kasra untuk keterlibatan anggota DPRD Agam dalam penanganan bencana sudah dilakukan,  itu kata ketua DPRR H. Ilham, Lc, MA Sabtu (20/12).

Baca Juga  Warga IKLIM Duri Laksanakan Halal Bihalal dan Silaturrahmi

“Alhamdulillah kami anggota dewan turun juga ke lapangan,  diantara kawan kawan seperti Zul Pardi, Jon Marjaya, Marga Indra dan banyak yang lainnya asal Maninjau, Malalak dan Palupuh yang turun ke daerah bencana, sudah lebih pula perhatian kawan kawan rasanya”, kata Ilham.

Tentang rapat di Hotel Rocky Padang, Ilham membenarkan, tapi katanya tidak semua anggota ikut.” Hanya 10 orang saja rapat disana,  lamanya hanya 1 hari saja”,  ujar Ilham . Pernyataan ketua DPRD ustad Ilham ini berbeda dengan keterangan anggotanya Marga Indra, Marga menyebut kegiatan 5 hari dengan 2 agenda,  sedangkan Ilham katakan 1 hari dengan 1 agenda.

Menurut Ilham,  sebagai pimpinan dia memang memberikan persetujuan kegiatan di Padang,  mengingat sejak banjir galodo melanda Agam, anggota sibuk ditengah tengah masyarakat. “Imbang pula rasanya,  setelah lelah di lapangan,  sekarang di hotel, wajar sajalah kiranya”  tambah Ilham. (MK)