Padang  

Kontribusi Geografi UPGRISBA di Era New Normal Menuju Indonesia Emas 2045

PADANG – Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas PGRI Sumatera Barat (UPGRISBA) mengadakan serangkaian kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL).

Serangkaian acara tersebut dimulai dari persiapan KKL sejak Mei 2022, kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan KKL pada 16 hingga 18 Juni. Kegiatan KKL dilakukan Korong Kampung Bendang Nagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman.

KKL ini mengangkat tema ‘Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sebagai Kontribusi Dari Ilmu Geografi di Era New Normal Baru Menuju Indonesia Emas 2045’.

Ketua Program Studi Pendidikan Geografi, Dr.Nefilinda, M.Si, mengatakan. keberadaan survei lapangan atau yang lebih dikenal dengan Kuliah Kerja Lapangan Geografi merupakan aplikasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengajaran, penelitian dan sekaligus pengabdian masyarakat.

Di Program Studi Pendidikan Geografi KKL direalisasikan dalam bentuk mata kuliah wajib program studi.
Korong Kampung Bendang Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman dipilih menjadi lokasi KKL karena melihat potensi alamnya yang cukup lengkap dan kompleks untuk di jadikan lokasi KKL.

“Lokasi KKL Geografi tahun 2022 menggambarkan kondisi alam yang sangat kaya dan beragam dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia. Dari kekayaan dan keberagaman ini menjadi lokasi yang tepat dan strategis bagi mahasiswa untuk menerapkan apa-apa yang telah mahasiswa dapatkan di lapangan dan kemudian dibuktikan dan diuji kebenarannya di lapangan,” kata Dr. Erna Juita, M.Si. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) yang juga dosen pada Program Studi Pendidikan Geografi UPGRISBA.

Baca Juga  BPJamsostek Kunjungi Pesertanya yang Mengalami Kecelakaan Kerja

Sedangkan di lain kesempatan. Dr.Dasrizal, MP. Salah satu dosen pada Prodi Pendidikan Geografi yang juga Ketua Pengurus BPH UPGRISBA dan SMA PGRI 1 Padang juga berpendapat. “Pelaksanaan KKL ini selain menjadi proses pembelajaran mahasiswa langsung di lapangan, juga menjadi bukti ilmu geografi merupakan ilmu terapan, yang penerapannya dan manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat. Dan itu, terlihat dari hasil pelaksanaan KKL ini. Kemudian, KKL ini juga menjadi sarana promosi bagi Prodi Geografi dalam menjaring mahasiswa baru, dengan memperlihatkan kebermanfaatan geografi di tengah masyarkat seperti yang telah dilakukan pada saat KKL,” ucapnya.

Setelah pelaksanaan KKL pada Juni 2022, pada awal Agustus ini menjadi rangkaian kegiatan KKL terakhir di Program Studi Pendidikan Geografi. Yakni pelaporan kegiatan KKL yang di dalamnya juga dilaporkan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen yang melibatkan mahasiswa secara aktif ini.

Kegiatan KKL ini telah melahirkan tujuh penelitian dengan beragam tema ilmu geografi dan pendidikan geografi, yaitu analisis penggunaan lahan terhadap ekosistem DAS oleh Dr Nefilinda, M.Si dan Rozana Eka Putri, M.Si. Analisis Variasi Gaya Belajar Dominan Anak dalam Penyesuaian Cara Belajar oleh Momon Dt Tanamir, M.Pd dan Nila Afriyansih, M.Pd. Persepsi Orang Tua Tentang Pendidikan Anak oleh Slamet Rianto, M.Pd dan LoliSetriani, M.Pd.

Baca Juga  Fadly Amran Buka Turnamen Biliar Piala Bergilir Wali Kota Cup Seri II

Kajian Potensi Sumber daya Wilayah untuk Pembangunan oleh Elvi Zuriyani, M.Si. Analisis Perubahan Morfologi DAS oleh Afrital Rezki, S.Pd, M.Si dan Arie Zella Putra Ulni, M.Pd. Analisis pengembangan sektor basis pertanian sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat oleh Rika Despica, S.Pd, M.Si. Faktor-faktor yang mempengaruhi peranan orang tua dalam pendampingan pembelajaran daring anak sekolah dasar oleh Ade Irma Suryani, M.Pd dan Studi jenis tanaman pencegah longsor pada daerah aliran sungai oleh Yuherman, SP, M.Pd.

Kemudian pada program pengabdian kepada masyarakat terdapat empat pelaksanaan pengabdian dengan tema: Peningkatan Pemahaman Orang Tua terhadap Gaya Belajar Anak oleh Momon Dt Tanamir, M.Pd dan Nila Afriyansih, M.Pd. Sosialisasi penggunaan lahan bagi masyarakat untuk ekosistem DAS yang berkelanjutan oleh Dr.Nefilinda, SE, M.Si dan Rozana Eka Putri, S.Pd, M.Si. Memotivasi Orang Tua Untuk Melanjutkan Pendidikan Anak Ke Perguruan Tinggi oleh Slamet Rianto, M.Pd dan Loli Setriani, M.Pd. dan Pendampingan teknis cara budidaya tanaman pencegah longsor oleh Yuherman, SP, M.Pd dan Ade Irma Suryani, M.Pd. (ngo)