Komitmen CSR PT Semen Padang, Yayasan Igasar Sukses Kawal Mutu Pendidikan Transparan

PADANG – Penyelenggaraan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan di bidang pendidikan kembali membuahkan hasil nyata bagi masyarakat. Yayasan Igasar Semen Padang, sebagai perpanjangan tangan PT Semen Padang dalam mengelola Semen Padang Schools, terbukti sukses mengawal mutu akademik sekolah binaannya hingga berprestasi di tingkat kota lewat ajang ASAS 2026.

Keberhasilan SMP Semen Padang menembus peringkat ke-10 besar dari 101 sekolah negeri dan swasta se-Kota Padang menjadi pembuktian bahwa pengelolaan lembaga pendidikan di bawah naungan perusahaan semen tertua ini dilakukan dengan standar yang sangat baik.

Ketua Yayasan Igasar Semen Padang, Hasfi Rafiq, menyampaikan apresiasi tingginya kepada seluruh manajemen sekolah, guru, dan peran aktif orang tua murid yang menjadi pilar penting di balik raihan prestasi ini.

“Kami bangga atas prestasi yang diraih SMP Semen Padang. Prestasi tersebut menjadi indikator keberhasilan sekolah dalam mengembangkan kompetensi siswa secara menyeluruh, baik pada bidang bahasa, sains, matematika, maupun pendidikan karakter dan keagamaan,” tutur Hasfi Rafiq.

Hasfi menambahkan, keunggulan nilai yang merata pada berbagai mata pelajaran menunjukkan bahwa model kurikulum yang diterapkan mampu menyentuh semua potensi anak didik secara seimbang, tidak hanya berfokus pada satu bidang studi saja.

Baca Juga  Minat Baca Kurang Dinas Kerasipan dan Pustaka Sumbar Dorong TBM Terus Tumbuh

Sebagai informasi, komitmen PT Semen Padang terhadap dunia pendidikan di Sumatera Barat telah mengakar kuat sejak lama. Melalui Semen Padang Schools, Yayasan Igasar saat ini mengelola total enam satuan pendidikan dari berbagai jenjang terintegrasi.

Lembaga yang dikelola tersebut mencakup TK Semen Padang, SD Semen Padang, SD Bustanul Ulum Semen Padang, SMP Semen Padang, SMA Semen Padang, hingga SMK Semen Padang. Seluruh unit pendidikan ini didorong secara berkala untuk mempertahankan budaya berprestasi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pembelajaran modern. (*)