Kapolresta Padang Pantau Posko PPKM Nagari Tageh pada Sejumlah Kelurahan

Kombes Pol Imran Amir

PADANG  – Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir, beserta pejabat utama lainya memantau Posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis mikro (PPKM Mikro) di kampung tageh di beberapa kelurahan -kelurahan.

PPKM Mikro mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang penanganan COVID-19. Dalam PPKM Mikro, penanganan COVID-19 menyasar hingga tingkat rukun tetangga (RT). Dalam penerapannya, PPKM Mikro dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT.

Dalam rombongan tersebut , Kapolresta beserta rombongan menuju ke Cendana Mata Air. Di sana Kapolresta Padang mencek ruangan dimana nantiknya dijadikan ruang isolasi mandiri kalau ada masyarakat positif covid.

Selanjutnya rombongan mengarah ke Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh disana rombongan langsung di sambut oleh Kapolsek Pauh AKP Andhi Jais, serta masyarakat dan Bhabinkamtimas Kelurahan Limau Manis Aipda Albert Amarta. Kapolres kagum dengan adanya kamar isolasi mandiri dimana ruangan tersebut dibangun memakai dana gotong royong masyarakat, bahkan kamar tersebut bersih.

Baca Juga  Warga Cingkariang Kapau Tewas Gantung Diri

Imran Amir mengatakan, ada sekitar 104 nagari tageh di Padang. Setiap Nagari Tageh didalamnya ada setingkat RW. RW inilah yang membuat Posko PPKM Mikro untuk mencegah penularan covid 19 di Kota Padang ini.

“Ada tiga lokasi kita cek, kita pantau. PPKM Mikro sudah berjalan, disana ada masyarakat, Babinsa dari TNI dan Bhabinkamtibmas, “ujarnya.

Dicontohkan saja di Nagari Tageh Limau Manis, di sana masyarakat membangun sendiri dibantu TNI Polri untuk mendirikan posko PPKM Mikro, disana kan banyak rumah rumah kos.

Baca Juga  Distribusi Hingga ke Daerah, Rakor Pengawasan BBM Subsidi Hasilkan Enam Rekomendasi

“Kita salut dengan posko PPKM Mikro di sana, mereka mempunyai ruang isolasi sendiri. Mereka pun mengimbau kepada warga yang baru datang dari luar provinsi untuk melakukan tes swab, dan mereka pun membawa tim kesehatan dari Puskesmas,”ujarnya.

Dengan diberlakukan PPKM mikro bisa memutus mata rantai covid dimana pasca lebaran covid makin menjadi di Padang. Mereka yang berposko di PPKM micro memakai APD dan mematuhi protokol kesehatan mencek jikalau adanya masyarakat mereka yang baru datang di dari luar Provinsi.

“Untuk kesemua posko posko PPKM Mikro yang berada di Kota Padang, terus semangat untuk memutus mata rantai dan terus gunakan APD serta patuh dalam protokol kesehatan,” ungkapnya. (arief)