PEKANBARU – Pemandangan tak sedap ditemui Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan saat menjalani rutinitas lari paginya di Kota Pekanbaru.
Tumpukan sampah yang tak kunjung dibersihkan selama sebulan membuat jenderal bintang dua itu tak bisa tinggal diam.
Uniknya, teguran pun ia sampaikan dengan gaya khas: berpantun sambil berpatroli.
“Dari Batanghari menggunakan troli, hendak berkumpul untuk berembuk. Kapolda berlari sambil patroli, menemukan sampah yang bertumpuk-tumpuk,” ucap Irjen Herry dengan nada serius tapi berseni.
Pantun itu bukan sekadar hiburan pagi, tapi sekaligus teguran halus kepada Dir Krimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, untuk segera turun tangan.
“Tolong dicek, Pak Dir Krimsus. Cek bagaimana tata kelola sampahnya. Ini sudah satu bulan saya lewat sini setiap pagi, tapi kondisinya masih begini. Salam akal sehat, salam sehat,” tegasnya.
Merespons perintah langsung tersebut, Kombes Ade Kuncoro mengaku tengah mengumpulkan data dan keterangan (Pulbaket) terkait pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru.
“Kami akan selidiki dan segera tindak lanjuti, Pak Kapolda,” ujarnya singkat.
Sampah mungkin tak bersuara, tapi kehadirannya kini berbuntut panjang.(*)












