Kapal Nelayan Bagan Sasak Tenggelam, Seluruh Kru Dipastikan Selamat

PASAMAN BARAT – Dilaporkan tenggelam sejak Selasa (29/1) malam, sebanyak 18  kru yang berada di kapal bagan nelayan sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Pasaman Barat dinyatakan selamat, Rabu (29/1).

“Kejadian diperkirakan terjadi sejauh 28 mil dari bibir pantai. Semua nakhoda dan kapten kapal selamat. Kapal tenggelam diduga karena badai dan angin kencang,” kata Koordinator Basarnas Pos Pasaman, Zulfahmi membenarkan kejadian tersebut.

Dikatakannya, sebanyak 18 kru kapal dinyatakan selamat, kendati dua orang diantaranya baru dapat ditemukan Rabu (29/1) sekitar 09.00 WIB.

Baca Juga  Cari Ikan, Warga Pasaman Barat Tenggelam di Danau Maninjau

“Dilaporkan, kronologis kejadian kapal dihantam badai dan angin kencang saat melaut. Kondisi cuaca hujan badai dan angin kencang. Hal itu berawal saat kapal KM Gasan 16 pergi melaut, tiba-tiba hari hujan dan badai disertai angin kencang,” ungkapnya.

Kemudian, awak kapal berupaya menghidupkan pompa air yang ada di kapal, namun pompa air kapal itu tidak bisa berjalan, sehingga kapal tersebut dipenuhi air laut, lalu tenggelam.

Seketika awak kapal yang berjumlah 18 orang berupaya menyelamatkan diri mereka masing-masing. Tidak berapa lama para kru diselamatkan kapal nelayan lainnya yakni KM Waspada.

Baca Juga  Sekdakab Agam Melayat ke Rumah Korban Tenggelam

“KM Waspada mengevakuasi sebanyak 16 awak kapal. Namun dua kru tidak ditemukan. Mereka Jalani (50) dan Sial (45). Keduanya berhasil selamat dibantu kapal nelayan lainnya KM Idola 08 tidak jauh dari lokasi kejadian,” katanya.

Mendengar kabar musibah itu, Bupati Pasaman Barat, Yulianto langsung meninjau nelayan Sasak, Rabu pagi. Bupati mengucapkan belasungkawa atas kejadian ini. Bupati juga besyukur, tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. (Dika)