Jembatan Bailey di Nagari Koja Kinali Diresmikan

Bupati Pasbar, Yulianto, Dandim 0305 Pasaman Letkol Inf Darmawan Hendra Wijaya dan lainnya saat peresmian Jembatan Bailey di Nagari Koto Gadang Jaya (Koja), Kecamatan Kinali, Senin (19/1). (Arafat)

SIMPANG AMPEK – Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Yulianto bersama Komandan Distrik Militer (Dandim) 0305 Pasaman Letkol Inf Darmawan Hendra Wijaya meresmikan Jembatan Bailey di Nagari Koto Gadang Jaya (Koja), Kecamatan Kinali, Senin (19/1).

Peresmian jembatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh unsur organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Forkopimda Kecamatan Kinali serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Yulianto menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, serta seluruh jajaran TNI atas respon cepat dalam membantu pemulihan infrastruktur pasca bencana di Pasaman Barat.

Baca Juga  Pol PP Pasaman Barat Amankan Tujuh Pemandu Karaoke

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Panglima TNI, dan seluruh jajaran TNI. Pembangunan Jembatan Bailey ini dapat diselesaikan hanya dalam waktu tujuh hari dan kini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar Yulianto.

Yulianto menegaskan Jembatan Bailey tersebut merupakan satu-satunya akses keluar masuk bagi masyarakat Nagari Koto Gadang Jaya, sehingga keberadaannya sangat penting untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan dan pelayanan kesehatan warga.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Forkopimda dapat terus terjalin dengan baik dalam berbagai kondisi, terutama dalam penanganan bencana dan pembangunan daerah.

Baca Juga  Korban Hanyut di Sikabau Pasaman Barat Belum Ditemukan

Sementara itu, Dandim 0305 Pasaman Letkol Inf Darmawan Hendra Wijaya menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Bailey dapat rampung dalam waktu tujuh hari berkat kerja sama dan kerja keras jajaran TNI Angkatan Darat, mulai dari tahap survei hingga pengerjaan di lapangan.

Ia mengimbau masyarakat agar dapat menjaga dan memanfaatkan jembatan tersebut dengan baik, serta menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pembangunan terdapat sikap anggota TNI yang kurang berkenan di hati masyarakat Nagari Koto Gadang Jaya. (fat)