PADANG – Sinergi antar-anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali diperkuat guna menjaga ketahanan pangan nasional melalui kepastian pasokan bahan baku pupuk. PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang memastikan kelanjutan kerja sama dengan PT Semen Padang dalam pengadaan material binder clay. Material pengikat ini memegang peranan krusial dalam menentukan kualitas granulasi pada produk pupuk NPK.
Direktur Operasi & Produksi PT Pusri, Filius Yuliandi, mengungkapkan bahwa konsistensi mutu binder clay dari Sumatera Barat ini menjadi alasan utama diperpanjangnya kontrak kerja sama. Menurutnya, karakteristik fisik dan kimia dari material yang dipasok oleh PT Semen Padang sangat klop dengan mesin produksi yang ada di pabrik Pusri.
“Dalam industri pupuk, stabilitas pasokan dan standarisasi bahan baku adalah hal yang mutlak. Kerja sama berkelanjutan dengan PT Semen Padang terbukti mampu menjaga kelancaran target produksi pupuk NPK kami untuk disalurkan ke sektor pertanian nasional,” tutur Filius saat dihubungi media.
Komitmen pemenuhan target ini dijawab serius oleh Departemen Bisnis Non Semen & Produk Turunan (BNSPT) PT Semen Padang. Produk binder clay garapan mereka kini menjadi salah satu komoditas nonsemen yang menyumbang kontribusi pendapatan berkala yang sangat positif bagi portofolio keuangan perusahaan.
Kepala Departemen BNSPT PT Semen Padang, Ridwan Muchtar, membeberkan bahwa pada tahun 2026 ini, volume pengiriman material pengikat tersebut tetap berada dalam tren yang solid. Kepercayaan yang diberikan oleh produsen pupuk terbesar di Sumatra tersebut menjadi modal berharga bagi komoditas nonsemen Semen Padang.
“Dalam kontrak yang berjalan saat ini, BNSPT memasok sebanyak 7.500 ton binder clay hingga akhir Juli 2026. Kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari kontrak sebelumnya yang terlaksana pada tahun 2025 dengan total pasokan mencapai 8.400 ton,” rinci Ridwan secara gamblang.
Kontinuitas pengiriman yang terjaga sejak tahun lalu membuktikan bahwa rantai pasok logistik dari Padang menuju Palembang berjalan tanpa kendala berarti. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan kapabilitas PT Semen Padang yang tidak hanya andal sebagai produsen semen, melainkan juga pemasok material industri berskala besar.
Bagi PT Semen Padang, keberlanjutan kemitraan ini menjadi indikator sahih bahwa lini bisnis nonsemen mereka memiliki standardisasi mutu yang tinggi. Manajemen optimistis, kesuksesan bersama PT Pusri ini akan membuka peluang bagi perusahaan untuk menggandeng produsen pupuk lainnya di bawah naungan Pupuk Indonesia Holding Company. (*)












