Gubernur Mahyeldi: Kinerja Sumbar 2023 Melebihi Target, Fokus Tuntaskan 7 Program Utama di 2024

Gubernur Sumbar, Mahyeldi memberikan keterangan terkait prestasi pemprov Sumbar selama 2023. Ist

PADANG-Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan, kinerja Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) tahun 2023 menunjukkan hasil yang menggembirakan. Realisasi pendapatan mencapai 96,10 persen dan realisasi belanja mencapai 93,18 persen dari target Rp6,7 triliun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Capaian ini menunjukkan bahwa Pemprov Sumbar telah bekerja keras dan berkomitmen untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Mahyeldi dalam ekspose capaian Sumbar 2023 dan Outlook APBD Sumbar 2024, Selasa (2/1/2023) di Istana Gubernuran Sumbar.

Mahyeldi menambahkan, pada tahun 2024, Pemprov Sumbar akan memprioritaskan sejumlah program dalam alokasi anggaran. Ada 7 program prioritas yang akan dikerjakan pada 2024.

Program-program tersebut adalah:

Program sumber daya manusia, meliputi pendidikan dan kesehatan. Untuk sektor pendidikan, Pemprov Sumbar mengalokasikan anggaran Rp2,5 triliun, atau 36,72 persen dari APBD. Sektor kesehatan senilai Rp747 miliar atau sekitar 11,14 persen dari APBD.

Baca Juga  PMI Berangkatkan Kapal Kemanusiaan Bawa 60 Tangki Air dan Bantuan Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Program kehidupan sosial berfalasafah ABS-SBK, meliputi kebudayaan, arsip dan perpustakaan, serta pemberdayaan perempuan dan anak. Untuk program ini, Pemprov Sumbar mengalokasikan anggaran Rp66 miliar.
Program peningkatan nilai tambah dan produktifitas pertanian, meliputi perkebunan, kelautan dan perikanan, peternakan, pangan, dan kehutanan. Untuk program ini, Pemprov Sumbar mengalokasikan anggaran Rp429 miliar.

Program peningkatan usaha perdagangan dan industri kecil/menengah serta ekonomi berbasis digital, meliputi perdagangan, koperasi dan UMKM, serta perindustrian dan perdagangan. Untuk program ini, Pemprov Sumbar mengalokasikan anggaran Rp71 miliar.

Program ekonomi kreatif dan kepariwisataan, meliputi pariwisata dan koperasi dan UMKM. Untuk program ini, Pemprov Sumbar mengalokasikan anggaran Rp56,9 miliar.

Program pembangunan insfrastruktur yang berkeadilan, meliputi infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, perumahan, dan lingkungan hidup. Untuk program ini, Pemprov Sumbar mengalokasikan anggaran Rp526,6 miliar.
Program tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik berkualitas, meliputi perencanaan pembangunan, pengawasan, keuangan daerah, kepegawaian, dan pendidikan dan pelatihan. Untuk program ini, Pemprov Sumbar mengalokasikan anggaran Rp245,1 miliar.

Baca Juga  Mahasiswa Asal Riau Tenggelam di Pulau Sirandah

Mahyeldi mengatakan, 7 program prioritas tersebut merupakan upaya Pemprov Sumbar untuk mewujudkan visi dan misi Sumbar madani dan sejahtera.

“Kami menargetkan pada tahun 2024, Sumbar dapat mencapai IPM 74,25 persen, pertumbuhan ekonomi 5,03 persen, tingkat kemiskinan 5,30 persen, tingkat pengangguran terbuka 5,70 persen, dan indeks gini ratio 0,272 persen,” kata Mahyeldi.

Selain itu, Pemprov Sumbar juga menargetkan untuk meningkatkan indeks inovasi daerah menjadi 71,14 persen dan memperoleh predikat A pada penilaian SAKIP.

“Kami berharap, dengan upaya-upaya yang telah dilakukan, Sumbar dapat menjadi provinsi yang maju dan sejahtera,” kata Mahyeldi. 107