Dua Hari Pariaman Barayo, Sudah Raup Pendapatan Rp50 Juta

Pariaman – Dua hari pelaksanaan Pariaman Barayo atau yang lebih dikenal dengan pesta pantai, telah dapat meraup PAD (Pendapatan Asli Daerah) sebesar Rp50 juta lebih. Angka ini didapat dari Kepala  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Pariaman ketika melaporkan kepada Walikota Genius Umar, Senin (24/4).

“Jumlah ini berdasarkan tarif retribusi yang kita tarik di destinasi wisata di Kota Pariaman, yaitu di Pantai Gandoriah, Pantai Kata dan Talao Pauh, sebesar Rp5.000 per orang, dimana tingkat kunjungan selama dua hari ini mencapai 8.610 orang,” ujarnya.

Sementara itu, Genius Umar  menuturkan di hari pertama, tercatat PAD Kota Pariaman sebesar Rp.11.015.000.  Lalu dihari Kedua ini, naik tiga kali lipat menjadi Rp.39.035.000, sehingga total dua hari ini PAD Kota Pariaman yang terkumpul Rp. 50.050.000.

Baca Juga  Kalahkan Persipal, Persikopa Rebut Tiket 8 Besar Piala Soeratin U-17

Angka ini belum termasuk penerimaan retribusi dari parkir kendaraan, dimana dari 10 lokasi yang dijadikan kantong-kantong parkir di destinasi wisata yang ada di Kota Pariaman, pada hari kedua terkumpul sebesar Rp. 7.900.000

“Jadi kalau ditotal PAD dua hari Pariaman Barayo 2023 ini, telah mencapai angka Rp. 57.950.000 rupiah. Angka ini, hanya untuk PAD Kota Pariaman saja, sedangkan PDRB yang dihasilkan dengan perputaran ekonomi yang terjadi di kawasan wisata, akan lebih besar lagi, dengan jumlah kunjungan tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut Genius menjelaskan, kalau 1 orang saja membelanjakan uangnya Rp. 100.000  saja, maka PDRB yang beredar di Kota Pariaman akan mencapai lebih kurang 1 Milyar, dan ini langsung dirasakan oleh masyarakat dan pedagang yang ada di kawasan destinasi wisata tersebut.

Baca Juga  Ketua dan Pengurus Kwarcab 16 Kota Pariaman Dilantik

“Untuk laporan retribusi di hari kedua, untuk Pantai Gandoriah tetap menjadi favorid wisatawan dengan kunjungan sebanyak 4.050 orang dengan jumlah Retribusi Rp. 20.250.000, Pantai Kata sebanyak 1.487 orang, dengan Retribusi Rp. 7.435.000, Talao Pauh berjumlah 870 orang, dengan Retribusi yang terkumpul Rp. 4.350.000, dan Retribusi berjualan di kawasan wisata sebesar Rp. 7.000.000,” terangnya.

Momen Lebaran Idul Fitri 2023 ini, menjadi daya ungkit dan angin segar bagi geliat perekonomian dan wisata di Kota Pariaman, ditambah libur panjang yang ditetapkan pemerintah sehingga banyak perantau yang pulang kampung, sehingga moment ini benar-benar dimanfaatkan untuk berwisata, ini terlihat dari destinasi-destinasi wisata yang dipadati pengunjung dan wisatawan. (agus)