LUBUK BASUNG. Untuk tahun 2023 ini, sebanyak Rp.14,05 miliar dana Pokok Pokok Pikiran (Pokir) dari sejumlah anggota DPRD Kabupaten Agam, dialokasikan untuk pertanian.
Jumlah itu jauh berkurang dibanding dana Pokir tahun 2022 lalu yakni mencapai Rp.20 miliar.
“Iya memang berkurang, itu disebabkan Agam pada tahun ini tidak mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat” kata Kadis Pertanian Afniwirman.
Anggaran Pokir Agam tahun ini kata Afniwirman akan digunakan untuk membangun jalan usaha tani, pengadaan alat dan mesin pertanian berupa mesin pengolah lahan, pasca panen untuk jagung, padi dan lainnya.
Ia mengatakan, pembangunan irigasi maupun pengadaan alat dan mesin pertanian tersebut bakal dilakukan dalam waktu dekat, karena masih dalam proses.
Namun pihaknya berusaha untuk memproses secepat mungkin, sehingga menjelang akhir tahun sudah rampung dilakukan.
“Kita segera memproses agar program tersebut selesai menjelang akhir tahun,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan jalan usaha tani, pengadaan alat dan mesin pertanian untuk membantu petani di daerah itu dalam membawa hasil panen.
Setelah itu, untuk mengolah lahan pertanian, merontokkan jagung, padi dan lainnya, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
“Ini tujuan dari bantuan tersebut dan bantuan itu setiap tahun kita serahkan,” katanya. (MK)












