Cegah Penyebaran Covid-19, Ketua LDII : Pemerintah Perlu Gandeng Ormas Islam

Menurut Chriswanto, DPP LDII pada 10 Agustus lalu, menggelar webinar bertema “Menjadi Pesantren Sehat pada Era Pandemi”, merupakan langkah untuk memahami Covid-19 dari berbagai pihak, mulai dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU), hingga pakar wabah, untuk memahami wabah. Pengetahuan dan informasi tersebut lalu digetoktularkan ke pengurus LDII di tingkat provinsi hingga kelurahan.

“Informasi tersebut kemudian disebarkan hingga tingkat majelis taklim, agar setiap keluarga dalam lingkungan LDII bisa menerapkan protokol kesehatan,” ujar Chriswanto.

Chriswanto Santoso menegaskan, rantai edukasi dari pemerintah mengenai Covid-19 juga bisa diterapkan dengan menggandeng PBNU, PP Muhammadiyah, dan ormas-ormas Islam lainnya. Sehingga “perang” melawan Covid-19 ini, bisa dimenangi pemerintah dan rakyat Indonesia. Sebagai kemenangan bersama.

Sementara itu Ketua DPW LDII Sumatera Barat M Ari Sultoni terus mengajak masyarakat Sumatera Barat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

“Mulai imbauan secara langsung hingga dalam bentuk spanduk di lokasi kegiatan kita pasang agar disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Ia mengatakan berbagai instruksi sudah diturunkan sejak awal pandemi mulai Instruksi DPP LDII, maklumat Kapolri, Inpres, Peraturan Gubernur Sumbar hingga Perda Adaptasi Kebiasan Baru yang telah disepakati DPRD dengan Pemprov Sumbar yang tengah diproses di Kemendagri.

“Kita selalu mengajak warga LDII agar disiplin mengikuti aturan dari pemerintah dan berperan aktif dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan mulai menggunakan masker, jaga jarak sosial dan membudayakan mencuci tangan,” kata dia.(benk)