PARIKMALINTANG – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, ke ranah Minang.
Kedatangannya disambut Bupati Padang Pariaman, H. John Kenedy Azis di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Senin (28/4).
Kunjungannya kali ini menjadi bagian dari agenda kerja menteri dalam rangka memperkuat legalitas tanah adat dan wakaf di wilayah Sumatera Barat, khususnya di Padang dan sekitarnya.
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis memanfaatkan momen disela-sela rangkaian kegiatan Mentreri ATR/BPN selama dua hari itu dengan, antara lain mengajaknya mengunjungi makam Syekh Burhanuddin, ulama besar yang dulu mengembangkan ajaran Islam di Minangkabau.
Menurut bupati, mengunjungi makam Syekh Burhanuddin hendaknya menjadi keharusan bagi siapapun yang berkunjung ke Sumatera Barat.
“Rasanya kurang afdhal kalau sudah ke Sumbar, apalagi ke Padang Pariaman, tapi tidak berkunjung ke makam Syekh Burhanuddin,” ujarnya kepada menteri, Nusron Wahid.
Di Makam Syekh Burhanuddin, Ulakan, Nusron Wahid bersama rombongan sempat memanjatkan doa dan bersalawat.
Dan, atas kesediannya mengunjungi makam ulama besar itu, Bupati JKA menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya.
“Alhamdulillah, Pak Menteri berkenan berkunjung dan berdoa di makam Syekh Burhanuddin. Ini tentu kebanggaan tersendiri bagi kami, masyarakat Padang Pariaman,” katanya.
Sebagai bentuk penghormatan dan keakraban, Bupati Padang Pariaman juga mengundang Menteri Nusron Wahid dan rombongan untuk menghadiri jamuan makan malam di Pendopo Bupati di Pariaman.
Acara makan malam ini menjadi ajang silaturahmi yang hangat antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan pejabat pusat.
Diskominfo Pemkab Padang Pariaman menyebutkan, turut hadir bersama menteri, Anggota DPR RI asal Sumatera Barat, Andre Rosiade beserta timnya yang aktif mendukung berbagai program pembangunan di daerah.
Hadir pula Ketua Pengurus wilayah NU sumatera Barat, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Padang Pariaman, Rahmat Tk. Sulaiman, yang mendampingi acara dari awal hingga akhir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. (213)












