SOLOK – Wali Kota Solok Dr. Ramadhani Kirana Putra membuka Pelatihan Calon Wirausaha Baru bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang digagas Anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi bersama Kementerian Perindustrian di Kubung Tigo Baleh, Senin (24/8).
Ramadhani menyambut baik pelaksanaan pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membuka peluang usaha, membangun keberanian untuk memulai, serta mendorong masyarakat agar semakin mandiri secara ekonomi.
Ia mengatakan, Kota Solok memiliki potensi sumber daya manusia yang besar. Di tengah masyarakat terdapat banyak orang yang memiliki keterampilan, kreativitas, ketekunan, dan semangat untuk mengembangkan usaha.
Namun, keterampilan saja belum cukup. Menurut Ramadhani, keterampilan harus dipadukan dengan pengetahuan, sementara kreativitas perlu dikembangkan menjadi produk yang berkualitas dan memiliki daya saing.
“Pada akhirnya, semua itu harus mampu diterjemahkan menjadi usaha yang menghasilkan dan memberikan nilai tambah bagi keluarga maupun masyarakat,” ujar Ramadhani.
Karena itu, program calon wirausaha baru dinilai memiliki peran penting dalam mendorong tumbuhnya pelaku usaha di daerah. Pemerintah Kota Solok berharap semakin banyak masyarakat yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.
“Kita ingin lahir pelaku-pelaku IKM yang berani memulai dari skala kecil, kemudian tumbuh secara bertahap menjadi usaha yang kuat dan berkelanjutan,” katanya.
Kepada para peserta, Ramadhani berpesan agar pelatihan tersebut tidak berhenti pada perolehan sertifikat maupun tambahan pengetahuan semata. Ilmu dan keterampilan yang diperoleh harus dapat dijadikan modal untuk berani memulai sekaligus mengembangkan usaha.
“Menjadi seorang wirausaha tentu bukan perjalanan yang selalu mudah. Akan ada tantangan, ada kegagalan, dan ada masa ketika usaha belum menghasilkan seperti yang diharapkan. Tetapi jangan pernah menganggap kegagalan sebagai akhir. Kegagalan adalah bagian dari proses belajar,” pesannya.
Menurutnya, hal terpenting dalam membangun usaha adalah keberanian untuk mencoba, kemauan untuk terus memperbaiki diri, serta ketekunan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Melalui pelatihan tersebut, Ramadhani berharap lahir calon-calon wirausaha baru yang memiliki kompetensi, kreativitas, dan daya saing. Keberadaan pelaku IKM yang semakin kuat diharapkan mampu mengembangkan potensi ekonomi Kota Solok, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembukaan lapangan kerja. (yn)












