PEKANBARU – Mako Satuan Brimob Polda Riau di Kecamatan Sukajadi Pekanbaru mendapat kunjungan khusus dari Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, Selasa (22/4/2025).
Kedatangan Kapolda Riau disambut langsung Komandan Satuan Brimob Polda Riau, Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa.
Kunjungan dalam rangka memastikan kesiapan personel dan perlengkapan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjelang musim kemarau.
Didampingi para pejabat utama Polda Riau, seperti Kabid Propam Kombes E.L. Sengka, Dirlantas Kombes Taufiq Lukman, Direktur Krimsus Kombes Ade Kuncoro, dan Kabid Humas Kombes Anom Karibianto, Kapolda langsung melakukan pengecekan menyeluruh terhadap peralatan yang dimiliki satuan Brimob.
Mulai dari senapan serbu, alat penjinak bom, hingga perlengkapan khusus penanggulangan karhutla tak luput dari perhatian jenderal bintang dua yang akrab disapa Herimen itu.
Ia tampak intens berdialog dengan petugas mengenai fungsi dan efektivitas setiap peralatan yang diperlihatkan.
Salah satu inovasi menarik yang ditampilkan adalah alat modifikasi pompa air berbasis mesin truk Mitsubishi PS 100.
Teknisi Logistik Brimob Polda Riau, Aipda Swi Tolis, menjelaskan bahwa alat ini dirancang untuk menjangkau area rawan karhutla yang sulit diakses kendaraan dan minim sumber air.
“Dibuat tahun 2022, alat ini memanfaatkan mobil tak terpakai yang dimodifikasi menggunakan sistem keong semi jetpump. Butuh waktu satu bulan untuk merakitnya. Daya hisapnya mencapai 1000 liter air per menit,” ujar Tolis.
Inovasi ini, lanjutnya, telah terbukti efektif saat digunakan dalam operasi pemadaman karhutla di Dumai.
“Mesin ini kami desain simpel agar mudah digunakan di lapangan, bahkan mampu menyuplai air ke embung sejauh satu kilometer,” tambahnya.
Kapolda Riau menyampaikan apresiasinya atas kesiapan serta inovasi yang ditunjukkan oleh jajaran Brimob.
“Pengecekan ini penting untuk memastikan semua perlengkapan dan personel dalam kondisi siap tempur menghadapi karhutla. Inovasi seperti ini sangat membantu upaya kita dalam penanggulangan bencana,” tegas Kapolda.
Dengan kesiapan yang matang dan peralatan yang mumpuni, Polda Riau optimis menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau.(*)












