Limapuluh Kota – Kabupaten Limapuluh Kota sebagai sentra perikanan darat terbesar di Sumatera Barat, terus memacu peningkatan produksi ikan air tawarnya. Untuk mendukung program itu, Dinas Perikanan menebar 38.000 benih ikan beserta pakan ikan untuk tiga kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) di Balai Panjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban.
Kepala Dinas Perikanan Limapuluh Kota Mohammad Siswanto, kepada wartawan, Rabu (31/8), mengatakan, secara simbolis program fasilitasi benih ikan ditebarkan oleh Bupati Limapuluh Kota bersama jajaran Dinas Perikanan Limapuluh Kota, berlokasi di kolam Pokdakan Galoga Jaya, Kubang Rasau, Nagari Balai Panjang.
“Saat ini pemanfaatan potensi sebesar 18.954 Ha lahan perikanan baik itu potensi kolam, minapadi maupun perairan umum, yang diusahakan hanya 12 persen dari total lahan. Sedangkan, sisanya 88 persen potensi lainnya, belum dimanfaatkan secara maksimal bagi pembudidaya ikan,” ujarnya.
Menurutnya, Dinas Perikanan akan terus mendorong ekstensifikasi pemanfaatan potensi sumberdaya lahan perikanan, dengan memberikan insentif bantuan prasarana dan sarana perikanan kepada masyarakat melalui pokdakan setempat. “Sejalan dengan penyebaran benih ikan ini, kita di dinas juga akan mendorong masyarakat khususnya Pokdakan untuk segera bisa memanfaatkan lahan yang masih banyak tersedia. Sehingga potensi ikan darat di Limapuluh Kota ini, bisa benar-benar dioptimalkan,” tambahnya.
Dikatakan, rincian bantuan yang disalurkan terdiri atas bantuan sarana budidaya ikan air tawar kepada ketiga Pokdakan, masing-masing untuk Pokdakan Galoga Jaya dan Pokdakan Tunas Baru, berupa benih ikan gurami 5.000 ekor beserta 2,4 ton pakan dan alat perikanan. Sementara Pokdakan Karya Bersama menerima benih ikan Nilem sebanyak 28.000 ekor benih, serta 2,3 ton lebih pakan dan alat pertanian.
“Total bantuan yang diberikan untuk ketiga Pokdakan bernilai Rp150 juta. Dengan bantuan itu, kita berharap bibit ikan tersebut dapat membawa keberkahan bagi pembudidaya ikan yang ada di Nagari Balai Panjang, serta menunjang visi misi Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota di sektor perikanan,’ katanya.
Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. bandaro Rajo, yang dihubungi terpisah, berharap pemberian bibit ikan kepada Pokdakan dapat mendorong masyarakat berpartisipasi aktif membudidayakan ikan di lahan masing-masing. Bupati juga menginginkan pemberian sarana budaya air tawar ini, mampu memberikan motivasi pembudidaya ikan lainnya untuk melakukan usaha serta menjadi percontohan bagi kelompok pertanian lainnya.
“Pemberdayaan masyarakat di bidang perikanan akan mencukupi gizi masyarakat sebagai upaya penurunan Stunting di Limapuluh Kota serta dapat meningkatkan penghasilan demi menaikkan taraf hidup masyarakat. Semangat masyarakat dalam membudidayakan ikan tentu akan mencukupi kebutuhan Kabupaten Limapuluh Kota, yang selama ini masih bergantung dengan daerah tetangga maupun provinsi,” ucapnya. 207












