Banjir Kepung Pasaman Barat

oleh
Banjir yang melanda Nagari Persiapan Koto Sawah Ujung Gading merendam pemukiman warga hingga setingga dada orang dewasa. (Andika)

 

SIMPANG AMPEK – Hujan deras sejak Kamis siang mengakibatkan banjir dan longsor dimana-mana. Di Pasaman Barat, banjir atau longsor terjadi hampir di sebelas kecamatan yang ada di daerah ini. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian miliaran rupiah.

Data Posko Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat hingga Jumat (12/10) Update sekitar pukul 10.15 WIB. Banjir di Batang Saman, Pasaman mengakibatkan 2 unit rumah hanyut. Banjir di Tanjung Pangkal mengakibatkan Jembatan Gantung putus, Longsor di Rimbo Kejahatan, Kecamatan Talamau, Longsor di Kapunduang, Kecamatan Kinali mengakibatkan ruas jalan tertutup, Banjir di Jambak jalur 1 sampai 4, Kecamatan Luhak Nan Duo, Banjir di Kapar, Banjir di Rantau Panjang, Longsor di Muaro Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh mengakibatkan 2 unit rumah tertimbun. Banjir Jorong Koto Sawah, Banjir di Sasak, Banjir di Air Bangis, Banjir di Wonosari dan banjir di Sungai Aur.

Kepala BPBD Pasaman Barat, Tri Wahluyo kepada Singgalang, Jumat (12/10) mengatakan, musibah terjadi diseluruh kecamatan se-Pasaman Barat. Ada yang mengalami banjir, ada pula tanah longsor.

“Hanya saja ketinggian banjir berpariasi. Yang terparah di Kecamatan Pasaman dan Lembah Melintang, ketinggian ari mencapai 2 meter di pemukiman warga,” katanya. (dika)

 

Loading...