AGAM – Banjir Bandang yang melanda Nagari Sungai Pua dan Nagari Bukik Batabuah juga berdampak kepada aliran sungai Batang Aia Katiak yang melewati sejumlah nagari di Kecamatan Ampek Angkek yakni Nagari Ampang Gadang, Batu Taba, Balai Gurah, Biaro Gadang dan Lambah.
Akibatnya di Nagari Batu taba 8 unit rumah penduduk dan di Nagari Balai Gurah 6 unit rumah mengalami rusak ringan dan berat.
Rahmat Fajri Camat Ampek Angkek kepada Singgalang, Selasa (13/5) di posko utama tanggap darurat bencana di SD Negeri 08 Ku ang Duo Bukik Batabuah menjelaskan, data sementara rumah masyarakat terkena dampak banjir bandang gunung Marapi, Sabtu malam (11/5) juga meluluh lantakkan sejumlah bangunan masyarakat.
Berdasarkan data sementara ujar Rahmat Fajri selain bangunan rumah warga yang roboh juga hamparan sawah dan kolam ikan tertimbun sedimen material banjir bandang lahar dingin. Untuk akuratnya data saat ini petugas sedang berada di lapangan.
Adapun jumlah warga korban terdampak banjir bandang tersebut dengan rincian, di Nagari Ampang Gadang 40 orang, di Nagari Batu Taba 154 orang dan di Nagari Balai Gurah 60 orang, dengan total masyarakat korban terdampak banjir bandang di Kecamatan Ampek Angkek sebanyak 254 orang.
Untuk sementara warga yang rumahnya mengalami rusak berat saat ini di evakuasi ke rumah keluarga terdekat.
Untuk mengatasi dampak bencana banjir bandang ini, masyarakat beserta aparat bergotong royong membersihkan rumah dan aliran sungai secara bersama-sama.
Jika tidak ada aral melintang terang Rahmat Fajri mulai Rabu besok digelar Goro bersama terutama pada titik perkampungan yang terdampak bencana banjir. (Kas)












