Apresiasi Komitmen Hijau PT Semen Padang, BSPJI Dukung Transformasi Industri Rendah Karbon

PADANG – Langkah proaktif PT Semen Padang dalam menerapkan standardisasi pengelolaan lingkungan mendapat apresiasi positif dari jajaran birokrasi dan otoritas standardisasi nasional. Kehadiran perusahaan dalam menginisiasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Kuantifikasi dan Pelaporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dinilai sebagai bukti nyata kepedulian industri terhadap iklim global. Langkah ini dipandang strategis dalam mendorong daya saing sektor manufaktur Indonesia di mata dunia.

Kepala Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Padang, Dindin Syafruddin, secara terbuka menyampaikan apresiasinya atas komitmen tinggi yang ditunjukkan oleh manajemen PT Semen Padang. Menurutnya, korporasi ini merupakan salah satu perusahaan nasional yang paling proaktif dalam mengimplementasikan pengelolaan emisi GRK tingkat organisasi. Respons cepat terhadap isu iklim ini patut menjadi contoh bagi pelaku industri lainnya.

Dindin menegaskan bahwa pelaksanaan Bimtek yang diselenggarakan di Wisma Indarung ini merupakan wujud nyata kolaborasi harmonis antara dunia industri dan pemerintah. Sinergi ini menjadi motor penggerak utama dalam mempercepat transformasi sektor manufaktur menuju ekosistem industri yang lebih hijau dan berkelanjutan. Pemerintah berkomitmen penuh untuk mengawal setiap sektor industri yang memiliki visi pelestarian lingkungan seperti ini.

Baca Juga  Kepala PSKW Andam Dewi Apresiasi FKIKSP dan CSR PT Semen Padang

“Kami hadir di sini untuk belajar bersama, berdiskusi, serta memastikan dunia industri mendapatkan pendampingan terbaik dalam penerapan standar yang mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca. Kolaborasi erat seperti ini sangat penting untuk memperkuat daya saing industri nasional di kancah global,” ujar Dindin Syafruddin dalam sambutannya terkait kemitraan tersebut.

Lebih lanjut, Dindin menilai bahwa langkah strategis yang diambil oleh PT Semen Padang membuktikan kesiapan yang matang dari perusahaan dalam menghadapi tantangan ekologi global. Di tengah tuntutan pasar dunia yang semakin sensitif terhadap emisi karbon, kesiapan dokumen lingkungan yang terstandardisasi menjadi kartu as bagi produk dalam negeri untuk memenangkan persaingan.

Sebagai perusahaan semen tertua dan pertama di Asia Tenggara, PT Semen Padang dinilai terus mempertahankan reputasinya sebagai pelopor dalam berbagai aspek tata kelola. Rekam jejak kepemimpinan industri ini kembali terbukti lewat adopsi standar ISO 14064-1:2018 untuk pelaporan emisi. Transformasi ini mempertegas peran perusahaan sebagai trendsetter dalam implementasi teknologi dan manajemen industri modern.

Baca Juga  Calon Haji asal Padang Panjang Berangkat 2 Juli

“PT Semen Padang telah menunjukkan komitmen yang sangat nyata dalam penerapan standar keberlanjutan global. Kami berharap perusahaan ini terus melangkah maju tanpa ragu dan senantiasa menjadi role model bagi industri lainnya dalam mendukung program pembangunan rendah karbon di Indonesia,” tambah Kepala BSPJI Padang tersebut.

Melalui pelaksanaan bimbingan teknis kuantifikasi karbon ini, PT Semen Padang kembali menegaskan komitmen jangka panjangnya dalam meningkatkan kualitas tata kelola lingkungan terintegrasi. Upaya ini tidak hanya memperkuat posisi tawar produk semen nasional di pasar ekspor, tetapi juga menjadi kontribusi nyata korporasi dalam mendukung target net zero emission yang dicanangkan pemerintah Indonesia. (*)