Padang, Singgalang – Dua unit rumah permanen dan 32 petak kontrakan hangus dilalap api di Kampung Jao Dalam, Kecamatan Padang Barat, Jumat (12/6) sekitar pukul 16.32 WIB.
Tidak hanya itu saja, satu gudang suku cadang sepeda motor mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut.
Beruntung dalam peristiwa tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai Rp1,2 miliar.
Kabid Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 16.32 WIB. Satu menit kemudian armada langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.40 WIB dan proses pemadaman serta pendinginan baru selesai pada pukul 17.49 WIB,” ujar Rinaldi.
Menurutnya, api pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat kobaran api sudah membesar dari salah satu petak kontrakan. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Sebanyak 10 unit armada pemadam dengan dukungan sekitar 100 personel diterjunkan untuk mengendalikan api. Proses pemadaman sempat mengalami kendala karena akses jalan yang sempit, lokasi berada di kawasan padat penduduk dan ramainya masyarakat yang memadati sekitar lokasi kejadian.
“Objek yang terbakar terdiri dari dua rumah utama dan 32 petak kontrakan. Satu gudang sparepart motor juga terdampak dalam peristiwa ini,” kata Rinaldi.
Rinaldi menjelaskan, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi. Sementara itu, sekitar 20 bangunan lain yang berada di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dari ancaman api.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 38 jiwa terpaksa mengungsi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa itu.
“Kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar, sedangkan nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan sekitar Rp2,5 miliar,” jelasnya.
Terakhir, Rinaldi mengatakan, untuk penyebab kebakaran pihaknya belum mengetahui, sebab dalam penyelidikan kepolisian.
“Untuk penyebab kebakaran kita belum mengetahui, lokasi kejadian sudah dipasang police line guna penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (109)












