Payakumbuh – Tak kurang dari 3.000 santri dari 150 Taman Pandidikan Alquran (TPA/TPQ) di Kota Payakumbuh ikuti kegiatan menyambut tahun baru Islam 1444 Hijriyah. Dimana kegiatan itu dihadiri langsung Walikota Payakumbuh Riza Falepi. Kagiatan yang dilakukan dengan tajuk apel akbar itu disamping penampilan santri membawakan materi yang biasa ditampilkan saat didikan subuh, peserta apel juga melakukan pawai menyusuri jalanan di Kota Payakumbuh.
Ketua Lembaga Didikan Subuh (LDS) Kota Payakumbuh Ust. Endrinaldi, kepada wartawan, Senin (1/8), mengatakan, apel akbar juga diisi dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ust. Yengki Otrio dan tambahan motivasi dari Alumni TPQ Masjid Muslimin Balai Baru, yang juga perantau sukses asal Payakumbuh, Ust. Isnaldi Muhammad Dini.
“Setelah dua tahun tertunda, Alhamdulillah hari ini kita dapat mengangkatkan kembali apel akbar santri didikan subuh yang ada di Kota Payakumbuh. Apalagi momennya spesial yakni menyambut tahun baru Islam 1444 Hijriyah. Semoga ini jadi langkah awal yang baik buat syiar Islam kedepan. Untuk syiar tahun baru Islam, apel akbar ini juga kita isi dengan pawai melintasi pasar raya dan kembali ke balaikota. Alhamdulillah perjalanan lancar dan anak-anak santri juga bersemangat menjalaninya,” ujarnya.
Sementara itu, Walikota Payakumbuh Riza Falepi, secara terpisah, mengatakan, dirinya menyambut baik pelaksanaan apel akbar tersebut. Pihaknya merasa senang, sebab ribuan santri peserta apel memberi harapan akan tumbuhnya generasi unggul Payakumbuh di masa depan. “Luar biasa, inilah para pelanjut kita, generasi emas yang akan memimpin kota dan bangsa ini kedepan. Tentu kami bahagia karena anak-anak semua adalah generasi yang dekat dengan agama, dekat dengan Alquran. Insya Allah kalian adalah calon pemimpin masa depan,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, Walikota Riza juga menyampaikan ucapan selamat tahun baru Islam 1444 Hijriyah sekaligus permohonan maaf dan pamit kepada peserta apel akbar. “Kurang dua bulan lagi, saya akan mengakhiri jabatan selaku walikota Payakumbuh. Oleh karena itu, atas nama pribadi dan keluarga saya menyampaikan permohonan maaf sekaligus terima kasih atas dukungan bapak ibu semua selama kami menjabat. Semoga kedepan, Payakumbuh akan dipimpin oleh sosok buya atau orang yang tetap peduli dengan kegiatan agama,” tambahnya.
Kabag Kesra Payakumbuh Irwan Suwandi, saat dikonformasi, mengatakan, bahwa pihaknya bersama LDS dan PHBI Kota Payakumbuh sengaja mengangkat gelaran apel akbar tersebut disaat pergantian tahun Islam. “Sengaja kita adakan tepat saat pergantian tahun atau 1 Muharram. Agar masyarakat tahu dan memahami bahwa pergantian tahun baru Islam juga perlu dimeriahkan, perlu disyiarkan, jangan tahun masehi saja yang semarak, tahun baru Islam harusnya lebih semarak lagi,” ucapnya. 207












