Padang  

Kekurangan Ribuan ASN, Pemko Padang Bakal Rekrut Pegawai Kontrak dan P3K

Kepala BKPSDM Padang, Suardi. (ist)

PADANG – Tahun ini Kota Padang kekurangan 7000 lebih Aparatur Sipil Negara (ASN). Diajukan ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) pada tahun 2021 ini sebanyak 9032 orang dan jumlah tersebut belum tentu disetujui.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang, Suardi, Selasa (16/2). Disebutkan Suardi jumlah kebutuhan ASN di Kota Padang untuk kondisi saat ini sebanyak 16.932 orang, sementara jumlah ASN yang ada di Kota Padang sekitar 9000 ribu lebih.

Jumlah ASN memasuki pensiun tiap tahunnya di Kota Padang sebanyak 300-350 orang. Lebih jauh disebutkan Suardi, guna mengatasi kekurangan ASN tersebut, Pemko Padang memberikan kesempatan kepada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan perekrutan pegawai kontrak.

OPD yang melakukan perekrutan tersebut seperti di Satpol PP, Damkar dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang. Pegawai kontrak tersebut jangka waktu kontraknya satu tahun dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan. Perekrutan dan penyeleksian dan perpanjangan kontrak diserahkan kepada masing-masing OPD tersebut.

Dijelaskan Suardi, kekurangan ASN tersebut banyak pada bidang guru SD dan SMP serta tenaga kesehatan (Nakes). Oleh sebab itu, pada tahun 2021 ini dari 900 orang perekrutan yang diajukan oleh Pemko Padang, sebanyak 700 orang direkrut dengan sistem Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K). Sedangkan sisanya 200 orang direkrut dengan sistem CPNS.

Sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat pada tahun 2021 ini pemerintah pusat tak ada melakukan perekrutan guru melalui CPNS namun melalui P3K tersebut. “Perekrutan guru pada tahun 2021 ini dengan sistem P3K sudah menjadi program nasional dengan perekrutan 1 juta orang guru. Makanya, Kota Padang melakukan perekrutan guru melalui P3k tersebut cukup banyak pula,” ujar Suardi.

Dikatakan Suardi, jumlah formasi perekrutan ASN tersebut baru diajukan oleh BKPSDM Kota Padang ke Kemenpan-RB. Hingga kini memang belum disetujui dan masih menunggu. Bila dalam bulan ini disetujui, maka pada April sudah bisa dilakukan perekrutan.

Ditambahkannya, pada tahun 2020 lalu Pemko Padang sebanyak 111 guru direkrut dan tenaga kesehatan melalui P3K yang SKnya sedang diproses saat ini. Sedangkan melalui CPNS sebanyak 355 orang yang direkrut. (103)