PARIAMAN – Pemerintah Kota Pariaman membentuk 11 tim untuk melakukan monitoring Program Unggulan (Progul) Satu Rumah Satu Hafiz melalui verifikasi dan pemetaan langsung ke sekolah-sekolah di seluruh Kota Pariaman.
Sebanyak 11 tim tersebut dilepas secara resmi oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, didampingi Wakil Wali Kota Mulyadi, di Aula Balai Kota Pariaman, Selasa (21/7).
Langkah ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Pariaman dalam menyukseskan program unggulan Balad–Mulyadi sekaligus menjaga kualitas dan keberlanjutan program penguatan pendidikan keagamaan guna mencetak generasi Qur’ani.
Yota Balad mengatakan, kegiatan verifikasi dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 21 hingga 25 Juli 2026.
“Untuk memastikan proses verifikasi berjalan objektif dan efektif, pembentukan 11 tim ini disusun berdasarkan keseimbangan beban kerja, bukan berdasarkan wilayah kecamatan. Dengan pendekatan ini, seluruh sekolah di Kota Pariaman akan mendapatkan porsi perhatian dan verifikasi secara merata,” ujarnya.
Menurutnya, hasil monitoring tersebut akan menjadi dasar evaluasi pelaksanaan Program Satu Rumah Satu Hafiz sekaligus bahan penyusunan langkah-langkah penguatan program agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
Melalui verifikasi lapangan ini, Pemko Pariaman berharap pelaksanaan program unggulan tersebut dapat berjalan sesuai target dan mampu melahirkan lebih banyak generasi penghafal Al-Qur’an di Kota Pariaman. (agus)












