Diduga Hilang Kendali Mini Bus Masuk Jurang Kedalaman 30 Meter

Jajaran Lantas Polresta Padang melakukan olah TKP di lokasi jatuhnya minibus di sekitar Sitinjau Lauik. rahmat zikri

PADANG – Kawasan Sintinjau Lauik Kamis (16/4) pagi mencekam. Pasalnya, di Jalan Padang Indarung Panorama II itu sebuah mobil berjenis Xenia masuk ke jurang dengan kedalaman sekitar 30 meter.

Kasatlantas Polresta Padang AKP Syukur Hendri Saputra membenarkan peristiwa itu. Ia mengatakan bahwa telah terjadinya laka lantas yang mengakibatkan pengemudi Heko Saputra (26) beserta empat penumpang lainnya mengalami luka-luka.

“Diduga mobil hilang kendali karena jalan licin yang disebabkan oleh tumpahan minyak. Pengemudi dan penumpang mobil dengan nopol B 1847 NKJ itu dilarikan ke RS Semen Padang untuk mendapatkan perawatan,” katanya.

Baca Juga  Barang Bukti 233 Perkara Dimusnahkan Kejari Bengkalis

Ditambahkan AKP Syukur Hendri Saputra, peristiwa itu terjadi tepatnya di jurang Jalan Padang Indarung Panorama II, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan Padang pukul 06.00 WIB.

Inilah mini bus yang jatuh ke jurang kedalaman 30 meter. rahmat zikri

“Mobil itu datang arah timur menuju arah barat atau datang dari arah batas kota Padang menuju Solok. Di TKP, mobil hilang kendali karena jalan licin yang disebabkan oleh tumpahan minyak dan masuk ke jurang sebelah kiri sedalam lebih kurang 30 meter,” ujar Syukur Hendri.

Identitas korban, pengemudi yaitu Heko Saputra (26). Penumpang, Riski Pratama (18), Ilham Maghribi (28), Leo Syahputra (17), M. Benny (22). Semua korban beralamat di Jalan Sisingamangaraja No 46 RT 004 RW 001 Kelurahan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur Padang, di perkirakan satu keluarga.

Baca Juga  Sulit Air Dihantam Longsor, Dua Rumah Rusak 

Diakui AKP Syukur, tumpahan minyak sudah sering terjadi di jalur Sitinjau Lauik, sehingga membuat jalan di lokasi tumpahan menjadi licin.

“Kami menghimbau masyarakat dan pengendara yang melewati jalur Sitinjau Lauik untuk selalu waspada dan berhati-hati. Apalagi disaat gelap. Kondisi jalan raya tanjakan, turunan yang juga berliku-liku di Sitinjau Lauik akan membuat kendaraan susah dikendalikan ketika kendaraan tersebut mengalami sebuah masalah,” jelasnya. (Mat)