7 Hari Tak Membuahkan Hasil, Pencarian Zafran dan Rasyid Resmi Dihentikan

PADANG — Memasuki hari ketujuh pencarian terhadap dua korban hilang, Zafran dan Rasyid, tim SAR gabungan resmi menghentikan operasi pencarian sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.

Komandan Regu (Danru) Basarnas Padang, Tri Desyu, menyampaikan bahwa penghentian operasi dilakukan setelah upaya pencarian intensif selama tujuh hari tidak membuahkan hasil.

“Berdasarkan SOP Basarnas, operasi SAR dihentikan pada hari ketujuh. Namun, apabila ke depan terdapat informasi terkait penemuan korban, maka operasi akan kembali dilanjutkan,” ujar Tri Desyu.

Ia menjelaskan, selama proses pencarian, tim di lapangan menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi cuaca yang tidak menentu. Selain itu, faktor pasang surut air laut juga turut mempengaruhi efektivitas pencarian.

Baca Juga  Nelayan Pesisir Selatan yang Hilang, Akhirnya Ditemukan

“Kondisi cuaca yang berubah-ubah serta pasang surut menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan operasi SAR,” tambahnya.

Tri Desyu juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di kawasan pantai dan lokasi wisata, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan saling mengingatkan demi keselamatan bersama.

“Kami mengimbau masyarakat yang berada di pantai atau tempat wisata agar lebih berhati-hati dan melakukan pemantauan terhadap kondisi sekitar,” tutupnya.

Sebelumnya dua anak yang dilaporkan tenggelam di kawasan Ujung Karang, belakang Kampus Bung Hatta, Kelurahan Ulak Karang Utara, Kecamatan Padang Utara, Sabtu (18/4).

Dua korban yang masih dalam pencarian tersebut adalah Rasyid (8 tahun), siswa SD 06 Lapai, putra dari M. Imran dan Dewi Purnama Sari, warga Jalan Ambun Suri, Kelurahan Gunung Pangilun. Korban lainnya, Zafran Al Malik Akbar (9 tahun), juga siswa SD 06 Lapai, putra dari Riko Nofriyanto dan Afrimayona, warga Jalan Cindua Mato, Kelurahan Gunung Pangilun.

Baca Juga  Kadin Minta Pemprov Sumbar Susun RPJPD Libatkan Berbagai Pihak

Peristiwa tenggelamnya kedua korban terjadi sekitar pukul 12.40 WIB saat enam anak berenang di kawasan Ujung Karang. Empat anak berada di tengah laut dan dua lainnya di tepi pantai. Empat anak berusaha kembali ke pinggir, namun dua di antaranya diduga terseret ombak dan hilang. (r)