Bupati Agam: Jadikan Ramadhan Sebagai Penyejuk Jiwa

TIM KHUSUS SAFARI RAMADHAN AGAM KUNJUNGI MASJID ISTIGHFAR

Bupati Agam, Benni Warlis menyerahkan bantuan uang sebesar Rp 20 juta untuk masjid Istighfar Koto Malintang, Tilatang Kamang pada kegiatan Safari Ramadhan, Selasa (24/2). (Maswir Chaniago)

AGAM – Pada penghujung 2025 Allah SWT menguji masyarakat Agam dengan datangnya musibah banjir bandang, galodo, dan tanah longsor. Sampai hari ini masih banyak warga kita yang tinggal di pengungsian, dan sebagian sudah menempati hunian sementara (Huntara).

Dengan kasih dan sayang Allah didatangkan bulan penuh Rahmat dan ampunan, yaitu Ramadhan yang diperintahkan umatnya untuk berpuasa. Dengan datangnya Ramadhan, mari jadikan sebagai penyejuk jiwa agar tidak larut dalam kesedihan dan duka akibat bencana.

Demikian disampaikan bupati Agam saat bersafari Ramadhan mengunjungi jamaah masjid Istighfar Jorong Koto Malintang, nagari Koto Tangah, kecamatan Tilatang Kamang, Selasa (24/2).

“Datangnya Ramadhan kita berharap bisa menyelesaikan masalah, baik dalam keluarga, kampung, nagari, dan daerah. Saat ini Pemda Agam lebih fokus kepada pemulihan kawasan yang terdampak bencana, namun tidak meninggalkan daerah yang tidak terdampak. Kiranya masyarakat Agam dapat memahami sikap yang diambil pemerintah yang banyak fokus pada wilayah Palembayan, Tanjung Raya, Malalak, dan daerah terdampak lainnya,” jelas bupati.

Baca Juga  Walikota Pantau Pariaman Barayo 2023

Sebelumnya Walinagari Koto Tangah, Tilatang Kamang, Amrizal. Dt. Maruhun Basa dalam sambutannya menyampaikan tentang kesiapan menindaklanjuti Gerakan Nagari Creative Hub Berbasis Masjid.

“Sudah datang tim survey meninjau langsung lokasi tempat akan dibangun gedung untuk menunjang jalannya Gerakan Nagari Creative Hub Berbasis Masjid untuk nagari Koto Tangah yang direncanakan tempatnya di jorong Situmbuak,”sebut walinagari.

Sementara itu ketua pengurus masjid Istighfar Koto Malintang, Robi Rama Putra dalam laporannya menyebutkan, pengurus untuk tahun 2026 lebih menitik beratkan pada pembangunan bidang pendidikan di MDTA dan rumah tahfidz sebagai program jangka pendek, diantaranya penggantian atap MDTA yang dianggarkan Rp 40 juta lebih.

“Di Koto Malintang ada tanah dan bangunan milik Dinas Pertanian yang terletak di pinggir lapangan sepakbola. Untuk itu kami berharap kepada bupati kiranya tanah tersebut bisa dihibahkan kepada Masjid Istighfar untuk pembangunan rumah tahfidz, karena sudah empat tahun ini anak-anak belajar di teras masjid yang saat ini berjumlah 49 orang,” pinta Robi.

Baca Juga  Semen Padang FC Bakal Kontrak 12 Pemain Baru

Ikut mendampingi bupati dalam tim khusus safari Ramadhan yaitu, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Kakan Kemenag, Kadis Lingkungan Hidup, Kadisdukcapil, Kadis Parpora, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Direktur RSUD Lubuk Basung, Kepala Bank Nagari Cabang Bukittinggi, Ketua Baznas, Kasubag Analisis Kebijakan Bidang Kesra, sekretaris DPRD, serta wartawan Realitakini.com dan Topsatu.com.

Pada akhir kegiatan bupati menyerahkan sumbangan sebesar Rp 20 juta untuk membantu pembangunan masjid ditambah kain sarung untuk kebutuhan ibadah di masjid. Kepala Kemenag Agam juga menyerahkan sumbangan Alquran. Bantuan lainnya juga diserahkan Kepala Bank Nagari Cabang Bukittinggi. (Mas)