AGAM – Hujan deras tanpa henti yang melanda Kabupaten Agam sejak 19 November 2025 telah memicu rangkaian bencana hidrometeorologi parah, meliputi banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang yang melanda 16 kecamatan.
Data terkini dari Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Agam per Sabtu (29/11) pukul 20.00 WIB menunjukkan dampak yang sangat memilukan.
Angka korban meninggal dunia akibat bencana ini terus meningkat, mencapai 85 Orang (sebelumnya 80 Orang di data 20.00 WIB) yang telah dikonfirmasi, dengan 78 Orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.
Jumlah ini menjadikan Agam sebagai wilayah dengan dampak korban jiwa terparah di Sumatera Barat.
Rincian korban :
- Korban Meninggal Dunia: 85 Orang
- Korban Hilang: 78 Orang
- Korban Dirawat: 23 Orang (dirawat di RSUD Lubuk Basung)
- Korban Mengungsi: Lebih dari 4.000 jiwa
Bencana ini tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga menghancurkan infrastruktur dan mata pencaharian warga, terutama di Kecamatan Palembayan, yang menjadi lokasi dengan korban jiwa terbanyak akibat banjir bandang.
Sejumlah ruas jalan utama dan fasilitas publik mengalami kerusakan parah, menyebabkan beberapa nagari terisolasi total.
Data terakhir kerusakan yang ditimbulkan bencana itu antara lain, dua unit jembatan yang rusak, jalan sepanjang 2,8 km,Pansimas /air bersih lebih kurang panjang 6,7 km, irigasi 11 unit, rumah yang mengalami rusak berat, sedang dan ringan sebanyak 545 unit, fasilitas pendidikan mengalami rusak 55 sekolah,lahan pertanian 555,57 hektar, hewan ternak 5 ekor, kerugian perikanan diperkirakan 5,4 juta ekor ikan dengan luar lahan 13 hektar lebih.
Tim gabungan dari SAR, BPBD, TNI, dan Polri terus berjuang di tengah medan yang sulit dan lumpur yang tebal, seperti di Malalak dan Palembayan, untuk menemukan korban hilang.
Pemerintah Kabupaten Agam telah menetapkan status tanggap darurat untuk memaksimalkan respons dan penyaluran bantuan.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat peringatan BMKG terkait cuaca ekstrem masih diperpanjang hingga akhir bulan.
Selain itu pemerintah kabupaten Agam juga menghimbau Aksi Solidaritas dengan mengulurkan Uluran Tangan untuk Agam.
Masyarakat diimbau untuk menyalurkan bantuan dan donasi guna meringankan beban para korban. Bantuan dapat disalurkan melalui rekening resmi:
Bank Nagari
1600.0207.12345-6 a.n. BENCANA HIDROMETEOROLOGI KAB. AGAM.












