PADANG-Isu Pembangunan Berkelanjutan dan Investasi Masa Depan memikat perhatian ribuan mahasiswa Universitas Baiturrahmah Padang. Auditorium kampus dipenuhi pada Sabtu, 27 September 2025, untuk mengikuti Kuliah Umum bertajuk “Pegadaian Goes to Campus.”
Acara ini menegaskan sinergi kuat antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan institusi pendidikan dalam mendukung Pendidikan Berkualitas (SDGs Poin 4) dan meningkatkan literasi keuangan generasi muda. Lebih dari 1.000 peserta, terdiri dari mahasiswa kedokteran dan civitas akademika, hadir dalam kegiatan tersebut.
Emas: Investasi Paling Aman Sejak Dulu
Pemimpin Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Eko Supriyanto, menegaskan bahwa edukasi keuangan merupakan amanah dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendorong masyarakat mengelola uang dan investasi dengan bijak.
“Emas adalah instrumen investasi paling aman sejak zaman nenek moyang kita. Nilainya stabil, risikonya minim, dan cocok banget untuk generasi muda yang ingin menata masa depan,” jelas Eko.
Ia menambahkan, Pegadaian hadir sebagai mitra keuangan modern, tidak hanya untuk mereka yang membutuhkan dana, tetapi juga bagi generasi muda yang ingin mengelola kelebihan uang secara tepat melalui investasi emas. Hingga saat ini, program literasi investasi emas Pegadaian Kanwil II telah menyambangi 20 perguruan tinggi di berbagai daerah, menunjukkan komitmen Pegadaian dalam mencetak generasi melek investasi.
Selain kampus, Pegadaian juga aktif mengedukasi wali murid milenial di sekolah-sekolah tentang konsep investasi emas, sejalan dengan semangat pembangunan generasi masa depan yang mandiri secara finansial.
Dukungan Kampus Wujudkan Generasi Melek Investasi
Wakil Rektor I Universitas Baiturrahmah Padang, Dr. dr. Rinita Amelia, M.Biomed, menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi ini. Ia menekankan bahwa kerja sama dengan Pegadaian adalah bentuk kontribusi dan dukungan nyata terhadap program pemerintah untuk “mengemaskan generasi Indonesia ke depan.”
“Diharapkan lewat program ini, Baiturrahmah dan Pegadaian memperkenalkan investasi masa depan untuk generasi muda. Mereka diharapkan mengerti investasi terbaik untuk mereka,” ujar Rinita Amelia.
Pihak universitas berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut secara berkelanjutan, tidak hanya untuk mahasiswa, tetapi juga masyarakat luas. Sebagai tindak lanjut, Universitas Baiturrahmah akan memperkuat program Pendidikan, Pengabdian, dan Penelitian yang sejalan dengan semangat membangun generasi yang melek investasi dan siap berkontribusi bagi bangsa.
Chelsi Monica, salah seorang peserta Pegadaian Goes to Campus mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan yang diselenggarakan PT. Pegadaian.
“Saya baru tahu kalau Pegadaian sekarang bisa nabung emas. Biasanya tempat menggadai aja. Jadi saya semangat nabung emas lewat pegadaian,” Chelsi.
Ke depan katanya dia akan menyisihkan uang jajan untuk menabung emas.
‘Belanja saya satu bulan Rp1,5 juta, Rp500 nantinya akan saya tabungkan emas di Pegadaian. Saya sudah download aplikasi nabung emas Pegadaian,” terang gadis asal Jambi tersebut.
Menurutnya investasi emas lewat aplikasi Pegadaian Digital sangat mudah dan pastinya jauh lebih man dibanding beli emas langsung di toko dengan resiko tinggi.
Chelsi berharap Pegadaian terus mensosialisasikan dan mengedukasi generasi muda untuk berinvestasi emas. Sebab emas nilainya terus naik dari waktu ke waktu.
“Seperti yang dibilang sama pimpinan Pegadaian yang kasih kuliah umum tadi, Pak Eko. Beliau bilang nenek moyang kita aja dulunya menyimpan emas untung menabung. Jadi kita generasi muda harus bisa meniru kebiasaan nenek moyang,” pungkas mahasiswa baru kedokteran tersebut.Yunisma










