PARIK MALINTANG – Tim Bundo Kanduang Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging, Padang Pariaman, menjadi juara pertama pemilihan Manague Anak Daro Terbaik tingkat Kecamatan Sungai Geringging.
Kegiatan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 80, ditutup Ketua Bundo Kanduang Padang Pariaman Fatma Ermi, di tanah lapang sepakbola Sungai Geringging, Sabtu (16/8).
Tim Bundo Kanduang Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu meraih juara ke dua, tim Bundo Kanduang Nagari Malai III Koto peringkat ketiga dan tim Bundo Kanduang Nagari Kuranji Hulu menduduki urutan keempat.
Ketua Bundo Kanduang Kecamatan Sungai Geringging Yuslaini mengatakan, pemilihan Manague Anak Daro bertemakan “Adat Basandi Sarak-Sarak Basandi Kitabbulah”, kegiatan itu bertujuan untuk mengembangkan nilai ilmu adat minang, nilai senibudaya minang dan nilai ilmu agama kepada generasi muda.
Lomba Manague Anak Daro adalah program kerja yang diunggulkan tim Bundo Kanduang Kecamatan Sungai Geringging. Program Manague Anak Daro tersebut dilombakan satu kali dalam setiap tahun.
Manague Anak Daro artinya rombongan Pengantin perempuan sa’at mengunjungi keluarga pengantin laki-laki. Rombongan pengantin perempuan disambut keluarga pengantin lelaki dengan berbalas pantun.
Lomba Manague Anak Daro diikuti empat tim Bondo Kanduang mewakili empat nagari, diantaranya Nagari Malai III Koto, Nagari Kuranji Hulu, Nagari Sungai Sirah Kuranji Hulu dan Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu.
Beberapa meteri yang dilombakan di antaranya meteri Kekompakan, meteri Penuturan, materi Penjiwaan dan sejumlah materi lainya, dinilai tim penilai Bundo Kanduang Kabupaten Padang Pariaman dikordinatori Ketua Bundo Kanduang Fatma Ermi.
Ketua Bundo Kanduang Padang Pariaman Fatma Ermi memberikan apresiasi dan terimakasih kepada tim Bundo Kanduang Kecamatan Sungai Geringging lancar sukses melaksanakan lomba Manague Anak Daro.
Lomba Manague Anak Daro merupakan salah satu upaya tim Bundo Kanduang Kabupaten Padang Pariaman untuk melarang anak daro “Pengantin Perempuan” ikut berjoget bersama orgen di atas pentas saat peremian perkawinanya “Baralek” tengah berlangsung. (awl)












