SELATPANJANG – Krisis listrik yang terjadi di Kota Selatpanjang dan sekitarnya akan segera berakhir. Pasalnya pembangkit baru untuk menutupi kekurangan daya akhirnya sudah tiba sejak awal pekan lalu.
Kepala PLN ULP Selatpanjang, Dali bawha total mesin pembangkit yang tiba sebanyak 7 unit. Dimana 3 unit dimobilisasi ke belakang kantor PLN di Jalan Yos Sudarso Selatpanjang, dan 4 unit lagi ke Gogok, Kecamatan Tebingtinggi Barat.
“4 Unit ke Gogok dengan kapasitas 4 x 1,25 Mega Watt. Yang di Gogo itu, penggantian dua mesin lama dan dua mesin rusak,” katanya, Senin (10/3/2025).
Sementara 3 unit yang dimobilisasi ke Selatpanjang untuk mengganti mesin yang rusak. Saat ini seluruh pembangkit sudah tiba dan tinggal pemasangan.
“Estimasi waktu pemasangan pembangkit, hingga terkoneksi ke jaringan, memakan waktu 5 sampai 7 hari. Tapi mudah-mudahan lebih cepat,” ungkapnya.
Ia berharap listrik di Selatpanjang dan sekitarnya bisa kembali normal dalam pekan ini. Ia berharap kepada seluruh pihak dapat membantu dan mendukung. Terutama dalam pemasangan mesin baru.
Untuk diketahui, setelah sejumlah mesin pembangkit mengalami kerusakan, terjadi krisis listrik di Kota Selatpanjang dan sekitarnya. Terutama saat beban puncak di malam hari. Akibatnya, pihak PLN melakukan pemadaman bergilir.
Kondisi itu sudah terjadi sekitar lebih kurang sebulan. Tak mau berlama-lama, pihak PLN Selatpanjang langsung mengajukan permohonan mesin pengganti ke PLN Cabang Dumai.
Pewarta: Ahmad Yuliar












