Pelatihan UMKM Naik Kelas Banjir Peserta, Pegadaian Beri Solusi Komprehensif

Suasana pelatihan UMKM Naik Kelas yang diselenggarakan Pegadaian bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Padang. Ist

PADANG-Ratusan pelaku UMKM se Kota Padang antusias mengikuti Pelatihan UMKM Naik Kelas, yang diselenggarakan Pegadaian bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Kamis (24/10) di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang.

Mereka sangat antusias mendengar materi yang disampaikan pemateri dalam setiap sesi. Pelatihan tersebut terasa makin antusias saat Pegadaian memberikan hadiah untuk peserta yang mampu menjawab pertanyaan seputar materi yang disampaikan pemateri.

Pemimpin Wilayah PT. Pegadaian Kanwil II Pekanbaru, Dede Kurniawan, SH, MM mengatakan pelatihan yang diselenggarakan Pegadaian dengan Dinas Koperasi dan UMKM Padang bertujuan untuk membantu UMKM agar naik kelas.

“Kami lihat pelaku UMKM sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Jumlahnya melebih dari target yang ditetapkan. Sungguh luar biasa UMKM Kota Padang,” terang Dede Kurniawan.

Disebutkannya, peserta petihan UMKM Naik Kelas itu hanya untuk 200 peserta saja, namun yang mendaftar lebih dari 500 orang. Akibatnya Gedung Bagindo Aziz Chan Padang dipadati pelaku UMKM yang ingin mendapatkan ilmu dari masing-masing narasumber.

Dalam kesempatan itu, Dede memaparkan tentang tiga program bisnis unggulan Pegadaian. Pertama Program Gadai, Program Non Gadai dan Program Emas.

“Dari tiga program yang ada, program yang paling diminati adalah gadai karna paling mudah dan cepat,” ujarnya.

Melalui Pelatihan UMKM Naik Kelas yang berlangsung sehari penuh, Pegadaian berkomitmen akan melakukan pelatihan serupa.

Baca Juga  Meriahkan HJK ke-355, Ratusan Peserta Ikuti Padang Trail Adventure 2024

“Untuk waktu dan tempat akan kami koordinasikan dengan tim dan mitra. Meski demikian kami berharap, pelatihan ini tidak berhenti saja, sebab tujuan pelatihan ini mendorong UMKM Naik Kelas. Semangat pelaku UMKM kita harus ditumbuhkembang, agar mereka terus semangat dalam memperjuangkan ekonomi,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Pj Wali Kota Padang, Andree Algamar yang turut hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi menyebutkan pelatihan UMKM Naik Kelas sangat penting bagi para pelaku usaha.

“Kita harap UMKM kita berdaya. Makin berkualitas, banyak produk, dicari orang. UMKM Kota Padang makin bertambah pendapatannya,” tuturnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi menyebut peran Pemko Padang sangat besar dalam mendukung UMKM naik kelas.

“Peran pemko terhadap UMKM Naik Kelas ada tiga. Pertama fasilitasi pemodalan, kedua mendampingi usaha mikro dan ketiga memfasilitasi akses pasar,” kata Fauzan.

Fauzan menjelaskan terkait pemodalan, Dinkop sebagai perpanjangan tangan Pemko Padang harus menjalin kerjasama kolaborasi dengan pihak yang menyediakan bantuan modal atau KUR bagi pelaku usaha mikro.

“Contoh kerjasama dengan pegadaian yang kita lakukan saat ini, dan tidak menutup kemungkinan bagi lembaga bank atau pengembang keuangan lainnya yang ingin bergabung dan menjalankan kredit lunak,” tuturnya.

Terkait peran dalam pendampingan, Dinkop juga telah menempatkan lebih kurang 104 tenaga pendamping di setiap kelurahan se-Kota Padang.

Baca Juga  Tercatat 53.264 Warga Padang Terdaftar pada BPJS Kesehatan Gratis

“Nantinya para pendamping itu yang akan membantu para pengusaha untuk manajemen usaha. Lalu melakukan manajemen produk dan melatih mereka meningkatkan kapasitasnya secara intensif tiap wilayah,” jelasnya.

Jumlah UMKM dibawah pendampingan Dinkop lebih kurang 45 ribu.

“Semua sudah terjangkau oleh tenaga pendamping kita,” tuturnya.

Skala yang dikelola yaitu UKM mikro dengan omzet sampai dengan 2 Miliar per tahun. Untuk yang omzetnya diatas itu terkategori menengah dan kecil dan berada dibawah binaan provinsi.

Harapannya UMKM di Kota Padang punya kapasitas yang cukup untuk maju.

Selanjutnya peran dalam membuka akses pasar, Dinkop dan UKM Kota Padang melakukan tiga inisiasi.

“Pertama dengan memanfaatkan melalui pasar-pasar yang telah ada, menginisiasi produk ini diserap pasar modern seperti swalayan, dan inisiasi masuk ke pasar digital,” katanya lagi.

Lisma, salah seorang peserta mengaku senang mengikuti pelatihan tersebut.

“Pelatihan ini sangat penting bagi saya. Semoga ke depan akan ada pelatihan serupa dan programmnya terus berlanjut. Terima kasih Pegadaian, terima kasih Pemko Padang,” pungkas Lisma.

Pelatihan yang berlangsung satu hari tersebut menghadirkan narasumber berkompeten. Seperti, Kabag Pengadaan Barang Dan Jasa Pemko Padang, Malvi Hendri, Pincab Pegadaian Syariah Cabang Ujung Gurun, Edo pratama dan Public Speaking Trainer Ayu Putri Andahayani.