Limapuluh Kota – Dalam upaya memeriahkan dan menyambut Bulan Bahasa Nasional (BBN) tahun 2022, Pemkab Limapuluh Kota melalui Dinas Pustaka dan Arsip luncurkan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (Taratak Biso) serta selenggerakan sejumlah lomba bagi pelajar SD dan SMP di Limapuluh Kota. Kagiatan itu diawali dengan jalan santai bersama, dengan mengangkat tema “Bersama Bunda Literasi, kita tingkatkan kegemaran masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota” dipusatkan di Perpustakaan Daerah, Komplek Perkantoran Pemkab Limapuluh Kota, Bukik Limau, Sarilamak.
Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, kepada wartawan, Selasa (8/11), mengatakan, peringatan BBN 2022 memiliki makna yang cukup bagus. “Sebagaimana diketahui bersama, ditetapkannya Oktober sebagai BBN masih berkaitan dengan Sumpah Pemuda yang diperingati pada 28 Oktober. Sejarah mencatat pada tanggal 28 Oktober 1928 dikumandangkan Sumpah Pemuda, dalam keputusan Kongres Pemuda II, di Jakarta. Selanjutnya setiap tanggal 28 Oktober bangsa Indonesia memperingatinya sebagai Hari Sumpah Pemuda. Momen ini sekaligus menjadi penetapan bahasa resmi yang digunakan masyarakat yakni Bahasa Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, dengan adanya sumpah pemuda itu maka menjadi dasar bagi bangsa Indonesia dalam menetapkan bahasa resmi sebagai pemersatu bangsa. “Momentum BBN tidak boleh dilewati begitu saja agar semua komponen bangsa, mulai dari pemerintah, hingga masyarakat dapat berkomitmen menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain itu, yang tak kalah penting kepedulian dan kecintaan terhadap karya-karya sastra Indonesia dan daerah perlu terus disemai,” tambahnya.
Dikatakan, dirinya turut mengapresiasi Tim Penyelenggara BBN yang telah mengemas acara dengan sukses. Kemudian dirinya juga berharap agar tahun selanjutnya kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk menciptakan generasi muda yang memiliki kegemaran membaca. “Tetaplah berinovasi dan berkreasi menciptakan bermacam upaya dalam rangka menggairahkan serta menumbuhkan minat baca masyarakat. Karena kebiasaan membaca adalah pintu gerbang untuk meraih ilmu pengetahuan serta sumber kemajuan,” katanya.
Lebih lanjut Bupati Safaruddin menyampaikan, bahwa hari ini akan mencanangkan program Taratak Biso Kabupaten Limapuluh Kota. Dimana perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca dan meminjam buku, melainkan sebagai tempat untuk masyarakat berkegiatan sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing. “Perpustakaan dituntut untuk mampu menyediakan sarana dan prasarana bagi masyarakat dimana nantinya dari pembelajaran yang mereka dapatkan di perpustakaan akan meningktakan kesejahteraan masyarakat, literasi untuk kesejahteraan,” tambahnya lagi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sekaligus Ketua panitia kegiatan Radimas, dalam sambutannya, mengatakan, peringatan BBN merupakan salah satu upaya untuk pengembangan dan pembudayaan kegemaran membaca dikalangan anak-anak dengan tujuan menumbuh kembangkan kegiatan membaca dengan kegiatan yang variatif. Serta mempersiapakan generasi muda dari semua penjuru nusantara, yang kedepannya dapat menjadi panutan dalam menjalankan kebiasaan gemar membaca.
“Peringatan BBN Kabupaten Limapuluh Kota diikuti oleh 250 peserta yang terdiri dari siswa dan guru pendamping serta diisi dengan berbagai macam kegiatan maupun perlombaan. Diantaranya jalan sehat, lomba menulis bagi siswa SLTP dengan tema Mahkota Berlian serta lomba mendongeng bagi siswa SD,” ucapnya. 207












