BATUSANGKAR – Rangkaian acara pembukaan festival Talago Kamba di Nagari Tabek Patah Kecamatan Salimpaung berlangsung meriah dan semarak. Bupati Tanah Datar Eka Putra saat membuka iven ini kemarin menyatakan apresiasi dan pujiannya.
“Festival Talago Kamba luar meriah dan semarak, seakan tradisi anak Nagari Tabek Patah hadir atau bangkit,” kata Bupati Eka.
Bupati bersama Anggota DPRD Tanah Datar Nurhamdi Zahri, Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra, pejabat Pemkab, camat di kawasan Salimpaung, wali nagari dan masyarakat menyaksikannya.
Saat itu ditampilkan prosesi adat maarak anak diiringi berbagai hantaran, kambing yang dibawa para ibu diatas kepala. Kemudian menjunjung jamba, padi, kelapa serta aneka keperluan lain. Prosesi inilah yang mengundang decak-kagum pengunjung yang hadir di event itu.
Ditampilkan pengibaran seribu marawa dari kain panjang dan kain panjang menghiasi lokasi talago kamba nagari Tabek Patah.
“Sejak tiga kali pelaksanaan program satu nagari satu event sudah terjadi sirkulasi uang sebanyak Rp 2 miliar dengan 26 ribu orang pengunjung. Dengan event budaya ini berhasil menyedot pengunjung sejumlah 26 ribu orang berasal dari berbagai daerah, wilayah Indonesia dan turis mancanegara,” kata Bupati.
Diutarakannya, iven Nagari Tabek Patah baralek gadang digelar berkat permintaan dan motivasi tokoh adat, ninik mamak dan masyarakat.
Bupati dinyatakan sebagai anak Nagari Tabek Patah itu, makanya ia merasa bertanggung jawab untuk kemajuan nagari yang sejuk dan memiliki pesona alam yang indah dan menawan itu.
Hal senada diutarakan Anggota DPR merupakan putra Nagari Tabek Patah Nurhamdi Zahar, ia menyatakan senang dan berterima kasih pada semua pihak memotivasi alek anak Nagari Tabek Patah selama dua hari itu dimeriahkan dengan berbagai kesenian dan pasar kuliner yang menjual berbagai makanan tradisional merupakan produk UMKM daerah.
Nurhamdi mengharapkan ini mampu mengangkat potensi daerah khususnya potensi alam, budaya dan sejarah sehingga menjadi daya tarik wisata yang akan mengangkat perekonomian masyarakat.
Sedangkan, Wali Nagari Tabek Patah H. Krisman Dt. Rajo Nan Kayo mengatakan Festival Talago Kamba yang digelar di Talago Pakih dalam upaya memperkenalkan adat dan budaya salingka nagari pada masyarakat dan pengunjung.
Nagari Tabek Patah, ujar Krisman, memiliki lima suku, yakni, Suku Caniago, Bodi Caniago, Koto Piliang, suku kutianyie, Dalimo dan suku melayu Mandahiling.
Gambaran kebersamaan masyarakat Nagari Tabek Patah ditampilkan pada icon festival ini, yakni 1000 marawa batik kain panjang diiringi dengan maarak anak dari rumah bako ka rumah tampatan. (ydi)












