Agam  

Tahun Ini, 110 Mahasiswa Agam Yang Kuliah Di Berbagai PT Dapat Bantuan Biaya Hidup.


LUBUK BASUNG.

Perhatian terhadap pendidikan  oleh Pemda Agam dibawah kepemimpinan bupati Andriwarman pantas diacungi jempol. Sudah banyak anak anak menjadi anak angkat bupati dan ratusan lainnya diberi bantuan bea siswa.

Tahun 2022 ini ,  Pemerintah Kabupaten Agam  melalui  Bagian Kesra anggarkan bantuan biaya hidup mahasiswa Agam tahun 2022. Bantuan biaya hidup tersebut diberikan untuk  110 mahasiswa yang terdiri dari berbagai universitas baik di Sumatera Barat, Pulau Sumatera hingga Jawa.
“Kita tidak akan biarkan anak anak Agam putus sekolah dan putus kuliah karena tidak ada biaya”  kata bupati Andriwarman Minggu (11/6) ini.

Baca Juga  Tingkatkan Mutu Pendidikan, Kepala SD se-Nagari Koto Tinggi Berkoordinasi dengan Walinagari

Agar mahasiswa kita terutama yang kurang mampu,  bisa tenang kuliah dan bisa berprestasi baik, kata bupati, biaya hidup mereka harus terjamin. “Karena itu kita carikan dananya”  kata bupati lagi.

Jumlah bantuan yang diberikan  bervariasi.   Kategori bantuan berdasarkan lokasi provinsi Universitas dan kategori bidikmisi dan non bidik misi. Untuk dalam Provinsi Sumbar sendiri  kategori bidik misi mendapatkan bantuan sebesar Rp.750.000,-  dan non bidikmisi sebesar Rp.1.000.000,-.

Mahasiswa yang berkuliah dalam Pulau Sumatera mendapatkan bantuan sebesar Rp.1.000.000,- untuk bidik misi dan Rp.1.250.000,- untuk non bidik misi. Sedangkan untuk yang berkuliah di Pulau Jawa mendapatkan bantuan sebesar Rp. 1.250.000,- untuk bidik misi dan Rp.1.500.000,- untuk non bidik misi.

Baca Juga  Peserta Seminar PGRI Agam Membludak

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Agam, Drs.Isra, M.Pd mengatakan, dana bantuan biaya hidup tersebut bersumber dari Baznas Agam, dana CSR BUMN/BUMD lainnya, Perusahaan  dan para perantau serta APBD Kabupaten Agam.

Sasaran dari program ini adalah warga Kabupaten Agam yang kurang mampu, anak yatim/piatu, dan berprestasi, yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) jalur SNMPTN atau SBMPTN,” katanya. (M.Khudri)