PADANG – Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) 2026 di PT Semen Padang mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa dan lulusan perguruan tinggi. Tahun ini, sekitar 600 pelamar bersaing untuk mengisi 47 posisi magang yang disediakan perusahaan.
Kepala Departemen Human Capital PT Semen Padang, Iskandar S. Taqwa, mengatakan proses seleksi dilakukan secara ketat untuk memastikan peserta yang terpilih memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan posisi yang tersedia.
“Tahun ini kami membuka 47 posisi magang dengan kebutuhan jurusan yang beragam. Dari posisi tersebut, kami menerima sekitar 600 pelamar dari berbagai perguruan tinggi,” kata Iskandar.
Dari sekitar 600 pelamar, sebanyak 500 orang mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA). Selanjutnya, 125 peserta dinyatakan berhak melanjutkan ke tahap wawancara sebagai bagian dari proses seleksi.
Dari keseluruhan tahapan tersebut, sebanyak 42 peserta dinyatakan lolos seleksi. Namun, dua peserta kemudian mengundurkan diri setelah memperoleh kesempatan bekerja di perusahaan lain sehingga jumlah peserta MagangHub yang menjalani program di PT Semen Padang menjadi 40 orang.
Menurut Iskandar, mundurnya dua peserta karena telah memperoleh pekerjaan justru menjadi sinyal positif. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peserta yang mengikuti proses seleksi memiliki kompetensi dan daya saing untuk memasuki dunia profesional.
Iskandar menilai proses seleksi penting dilakukan agar program magang memberikan manfaat maksimal bagi peserta maupun perusahaan. Peserta yang ditempatkan di unit kerja diharapkan mampu mengikuti proses pembelajaran sekaligus memberikan kontribusi sesuai kapasitasnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh unit kerja dan mentor yang terlibat dalam program MagangHub. Menurutnya, keberhasilan program tidak berhenti pada proses seleksi, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas pendampingan selama peserta menjalani magang enam bulan.
“Para mentor memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman dan pembelajaran kepada peserta selama enam bulan. Kami berharap seluruh mentor dapat mendampingi peserta dengan baik sehingga program ini memberikan manfaat yang optimal,” ujarnya. (*)












