23 Titik Tebing Terancam Runtuh

ANTRIAN KENDARAAN

Longsor di Lubuak Bangku, Harau, Limapuluh Kota kemarin, menambah daftar bencana alam di Sumatera Barat sejak beberapa hari terakhir.

Pantauan Singgalang, bencana longsor dengan panjang timbunan mencapai 21 meter dengan ketinggian hingga 3 meter itu, terjadi sekira pukul 13.30 WIB. Proses evakuasi material dilakukan dua cara.
Manual dan alat berat.

Kepala BPBD Limapuluh Kota, Jhoni Amir menyebut, selain menerjunan petugas BPBD, operasi pembersihan material longsor dipimpin Kapolres dan Camat Harau Andri Yasmen serta para Polantas dan jajaran TNI serta Polsek Harau.

Bantuan dari masyarakat, secara swadaya juga mempercepat pembersihan material longsor. “Alat berat dari Balai Jalan Nasional, sempat dioperasikan satu unit. Akses jalan tersumbat total hingga 2,5 jam. Kemudian, baru bisa dilalui sekira pukul 16.00 WIB dengan sistym buka tutup,” kata Kasatlantas AKP Erman dan Kapolsem Harau AKP Harry Mariza Putra.

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi meminta masyarakat, terus waspada dengan bencana susulan di jalur Sumbar Riau. “Laporan Dinas PU, BPBD, serta hasil koordinasi kami dengan Kepolisian, ada beberapa titik yang rawan, itu berpotensi ada susulan,” kata Irfendi.

Untuk itu pula, Bupati menghimbau masyarakat, tidak memaksakan diri melewati jalan Sumbar Riau jika curah hujan tinggi dan cuaca ekstrim. “Jadi, untuk penangkalan korban jiwa, kami meminta pengguna jalan, untuk istirahat saat jam jam rawan. Kalau tidak perlu perlu benar, hindari,” kata Bupati. (bayu)