“Jamaah calon haji terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter) tersebut dijadwalkan berangkat menuju Embarkasi Padang pada 2 dan 8 Mei 2026,” kata Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Rabu.
Dia menjelaskan manasik haji memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada calon jamaah terkait tata cara pelaksanaan ibadah haji serta kesiapan mental dan fisik sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Ia berharap, seluruh calon haji dapat mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh agar memahami seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan benar.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh jamaah calon haji dapat memahami rangkaian ibadah haji sehingga dapat melaksanakannya dengan khusyuk, tertib, dan sesuai tuntunan syariat serta meraih haji yang mabrur,” katanya.
Dia juga mengingatkan jamaah calon haji untuk menjaga kesehatan, memperkuat niat, serta menjaga kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pembimbing yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pasaman Barat Ronaldi menjelaskan jamaah calon haji Pasaman Barat sebelumnya telah mengikuti rangkaian manasik haji mandiri maupun tingkat kecamatan sebelum mengikuti manasik tingkat kabupaten.
Ia menyebutkan manasik haji tingkat kecamatan dilaksanakan empat kali tersebar di tiga lokasi, yakni di Kecamatan Kinali diikuti jamaah dari Kecamatan Kinali dan Luhak Nan Duo, di Kecamatan Pasaman diikuti jamaah dari Kecamatan Talamau, Gunung Tuleh, dan Sasak, dan di Kecamatan Lembah Melintang diikuti jamaah dari Kecamatan Lembah Melintang, Sungai Aur, Koto Balingka, Sungai Beremas, dan Ranah Batahan.
“Pelaksanaan manasik haji tingkat kabupaten hari ini menjadi penutup dari seluruh rangkaian bimbingan manasik haji bagi jamaah calon haji Pasaman Barat tahun 2026,” katanya. (ant)












