SELATPANJANG – Sebanyak 10 orang pejabat eselon II di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengikuti diklat PIM II sejak 21 April lalu hingga 28 Agustus 2025 nanti. Pelaksanaannya dilakukan dengan pola blended learning.
Seperti yang diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Bakharudin MPd didampingi Kabid Pengembangan, Deska Novianti SIp, Rabu (18/6/2025).
Kuota pejabat yang mengikuti diklat PIM II tahun ini meningkat, jika dibandingkan tahun lalu yang hanya 5 orang saja.
“Tahun ini kuotanya meningkat sesuai dengan anggaran yang sudah kita siapkan. Karena masih banyak pejabat eselon II yang belum mengikuti Diklat PIM II,” ungkap Bakharudin.
Kabid Pengembangan Deska Novianti menjelaskan pola blended learning yaitu memadukan jalur pelajaran klasikal (tatap muka), dengan jalur non klasikal (online) dengan pola e-learning.
“Saat ini, 10 orang pejabat eselon II yang mengikuti diklat masih dengan pola zoom meting. Kemudian, pada tanggal 24 Agustus nanti seluruhnya akan masuk ke asrama untuk melaksanakan diklat dengan pola klasikal (tatap muka) pada 25-28 Agustus,” terangnya.
Deska menambahkan pola klasikal akan dilaksanakan di IPDN Jatinangor.
Lebih jauh 10 pejebat eselon II yang sedang mengikuti Diklat PIM II diantaranya, Kepala BPBD, Mukhlisin, Kepala Dinas Sosial, Khamisah, Kepala Pustaka dan Arsip, Atan Ibrahim, Kepala Dishub, Agusyanto Bakar, Kepala Satpol PP dan Damkar, Wan Zukifli, Sekwan, Khadafi.
Kemudian, Kepala Dinas Pertanian, Ifwandi, Kepala Dinas Perkim, Syaiful Bahri, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Marwan, dan Kepala Dinas Kesehatan, Fakhri.
Ditanya masih ada beberapa pejabat eselon II yang belum diklat PIM II, Deska mengaku bahwa tidak lama lagi akan memasuki masa pensiun.
“Yang akan segera memasuki masa pensiun, tidak kita ikutsertakan mengikuti diklat PIM II diantaranya Staf Ahli, Mahdi, Kepala PMD, Asrorudin, Kepala BPMPTSP, H Sutardi, dan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Eri Suheri.
Pewarta: Ahmad Yuliar












