Warga Dharmasraya Keluhkan Lonjakan Tarif Listrik, Ini Kata PLN

” Pertama, pelanggan yang salama anak sekolah libur, pulang kampuang, sehingga rumah kosong, tetap ditagih pemakaian sasuai biasanya dan rekening Juni- nya hanya biaya beban saja. Kedua, pelanggan yang selama anak sakolah libur pemakaiannya meningkat, namun ditagih sasuai pemakaian rata- rata, sehingga di tagihan bulan Juni setelah petugas mancatat kembali ado pemakaian manumpuk, dan itu yang mambuat tagihan membengkak,” terangnya.

Menututnya, bagi pelanggan yang rekeningnya naik, PLN sudah mambuat posko untuk menerima komplain.

“Silakan datang ke kantor, petugas akan memberi keterangan,” katanya.

Lanjut, Adi Saputra, khusus bagi pelanggan yang rekening bulan sebelumnya menggunakan rata rata 3 bulan, bila kenaikannya minimal 20%, maka di rekening Juni 40% ditagihkan dibulan Juni. sedangkan 60% kenaikannya lagi dicicil 3 bulan, masing masing 20%, ya sekitar Rp 1,8 Juta.

” Namun diluar hal tersebut, ada sekitar 2.5 juta pelanggan yang juga mengalami lonjakan, yang beritanya banyak di medsos dan koran. yang perlu kita antisipasi,” pungkasnya. (roni)