Validasi Data Lima Pilar STBM, Dinas Kesehatan Kumpulkan Supervisor dan Enumerator

Payakumbuh – Guna dapat terciptanya sumber daya manusia yang terampil dalam mendukung keberhasilan STBM, Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan laksanakan Pelatihan Pendataan Dasar Sanitasi STBM 5 Pilar, yang bekerjasama dengan dinas kesehatan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), dinas komunikasi dan informasi (Diskominfo) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Payakumbuh, Selasa (6/6).

Untuk diketahui, Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) ialah satu Program Nasional di bidang sanitasi yang bersifat lintas sektoral. Program ini telah dicanangkan pada bulan Agustus 2008 oleh Menteri Kesehatan Repbulik Indonesia. STBM merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higienes dan sanitasi melalui pemberdayaan masyarakat dengan metode pemicuan. Strategi ini menjadi acuan bagi petugas kesehatan dan instansi yang terkait dalam penyusunan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi terkait dengan sanitasi total berbasis masyarakat.

Kepala dinas kesehatan (Kadiskes) Kota Payakumbuh Wawan Sofianto, kepada wartawan, mengatakan, jika Sanitasi Total Berbasis Masyarakat adalah pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor No. 3 Tahun 2014 tentang STBM.

“Kegiatan kita ini berlangsung di aula pertemuan Ngalau Indah lantai III kantor balaikota Payakumbuh. Dinkes Payakumbuh mengundang sebanyak 94 orang petugas enumerator dan 8 orang supervisor yang berada di seluruh Puskesmas di Payakumbuh, agar nantinya didapatkan hasil pendataan ilmiah yang faktual tentang sanitasi di tingkat rumah tangga dalam skala kabupaten/kota, khususnya Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Baca Juga  Pol PP Go To School Sebagai Upaya Tekan Kenakalan Remaja

Dalam kesempatan itu, seluruh supervisor melakukan penandatangan komitmen pendataan 5 pilar STBM di Kota Payakumbuh. Untuk mensukseskan pelatihan yang digelar, Dinkes Payakumbuh undang narasumber sebanyak tiga orang, yakni Armein Busra (Sekretaris Diskominfo Kota Payakumbuh) dengan materi tentang pendataan 5 pilar STBM, Faisal (Kabid Penelitian, Pengembangan dan Evaluasi Bappeda Kota Payakumbuh) dengan materi pengambilan data titik koordinat 5 pilar STBM dan Wiwi Febriani (fungsional Sanitarian ahli madya Dinkes Provinsi Sumbar) dengan materi konsep 5 pilar STBM. 207